Cegah Narkoba Dengan Benteng Agama

  • Bagikan
Sosialisasi Bahaya Narkoba yang diikuti mahasiswa dan pelajar di Pendapa Pringsewu, Senin (16/12). FOTO MULYONO/RADARLAMPUNG.CO.ID   

radarlampung.co.id – Penyalahgunaan narkoba yang dilakukan remaja bisa masuk melalui berbagai cara. Karena itu, hal tersebut harus diantisipasi sejak dini. Salah satunya melalui pendekatan agama.

“Narkoba bisa masuk ke remaja karena faktor galau atau broken home. Jadi saya tekankan kepada masyarakat, agar selalu lebih mendalami agama baik untuk kita dan anak-anak,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Pringsewu Andi Wijaya saat membuka sosialisasi Bahaya Narkoba, Senin (16/12).

Dalam kegiatan di pendapa yang diikuti mahasiswa, pelajar dan santri tersebut, Andi mengungkapkan, pencegahan dini dan sosialisasai narkoba harus terus dilaksanakan. Sebab narkoba bisa masuk di tempat yang tidak terduga.

Baca Juga:   Soal UKT, Unila Akui Ada Kesalahpahaman Informasi

Penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba yang diselenggarakan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Pringsewu tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung dan Polres Pringsewu.

Kabag Kesra Setkab Pringsewu Ibnu Harjianto  mengatakan, kegiatan itu berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (18/12). Tujuannya untuk menjembatani terlaksananya upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Melalui pembentukan dan pengukuhan Satuan Tugas Relawan atau Penggiat Anti Narkoba Kabupaten Pringsewu Tahun 2020,” tandasnya. (mul/sag/ais)




  • Bagikan