Cegah Penularan Covid-19, DPD HKTI Lampung Tunda Pelantikan

  • Bagikan
Sekretaris DPD HKTI Lampung, R. Prabawa (tengah), Heru Listianto, Ketua Panitia Pelantikan DPD HKTI Lampung (kiri) dan Bendahara DPD HKTI Lampung, Raynilda Dian K. (kanan) saat menggelar konferensi pers si Point Of View Cafe, Rabu (30/6). Foto Rimadani Eka Mareta/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung menunda pelantikan pengurus DPD HKTI Lampung masa bakti 2020-2025, yang semula berencana di gelar Sabtu (3/7).

Hal ini karena, DPD HKTI Lampung ingin turut mendukung pemerintah dalam menekan angka penularan Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris DPD HKTI Lampung, R. Prabawa yang ditemui di Point Of View Cafe pada Rabu (30/6).

“Iya jadi semula kami akan menggelar pelantikan pada Sabtu pekan ini. Namun mengingat masih meningkatnya kasus Covid-19 di Lampung, kami juga ingin mendukung upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah. Maka pelantikan pengurus DPD HKTI Lampung ditunda,” beber R. Prabawa.

Baca Juga:   DPRD Lampung Dorong Percepatan Realisasi DAK Fisik

Dirinya mengatakan DPD HKTI Lampung mendukung upaya pemerintah dalam menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. “Kami berharap Covid-19 segera berakhir, sehingga kami bisa melakukan pelantikan serta konsolidasi lanjutan HKTI,” tambahnya.

Meskipun diundur, namun R. Prabawa meyakinkan bahwa DPD HKTI Lampung tetap bekerja. “Kami tetap bekerja,” tambahnya.

Tak hanya pelantikan, DPD HKTI Lampung justru memiliki sejumlah program yang akan dilaunching pada pelantikan. Salah satunya launching koperasi ragom tani Lampung.

“Jadi koperasi itu sahamnya punya petani, tapi nanti pengelolaan nya dilakukan secara modern,” tambahnya.

Ditambahkan, Heru Listianto, Ketua Panitia Pelantikan DPD HKTI Lampung menyebutkan dalam agenda pelantikan dijadwalkan semula akan ada kegiatan apresiasi tokoh masyarakat.

Baca Juga:   Kabar Duka, Satu Dokter Spesialis Ortopedi Lampung Tutup Usia

“Kami juga berencana memberikan hewan qurban berupa sapi ke PWNU Provinsi Lampung dan PW Muhammadiyah Provinsi Lampung. Ada juga bantuan benih berupa tanaman lokal, dan sovenir untuk tamu berupa benih,” jelas Heru.

Selain itu, kelompok tani juga diberi benih padi dan beberapa tanaman. Adapula pameran hasil kelompok tani. “Namun karena kondisi saat ini, sehingga sementara di tunda,” tandasnya. (rma/wdi)




  • Bagikan