Cegah Radikalisme, Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa Gelar Kuliah Umum

  • Bagikan
Kuliah Umum Pendidikan Anti Radikalisme pada Generasi Milenial yang digelar secara daring dan luring, Rabu (28/4). Foto Rimadani Eka Mareta/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) menggelar Kuliah Umum Pendidikan Anti Radikalisme pada Generasi Milenial yang digelar secara daring dan luring, Rabu (28/4).

Narasumber yang dihadirkan Kepala Badan Intelejen Strategis TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto, Ida Nurhaida, juga Ketua Harian FRPKB Prof Karomani. Dalam kesempatan itu, Karomani mengatakan secara umum radikalisme dipahami sebuah perilaku dengan kekerasan dalam menyikapi perbedaan atau mencapai tujuan salam mencapai tujuan.

“Realitas cukup mengkhawatirkan dan perlu di waspadai, munculnya tindakan kekerasan yang dilatari berbagai sebab mengindikasikan suburnya radikalisme itu. Maka kami mengundang jendral untuk menyampaikan materi, mensosialisasikan, bagaimana mengeliminasi radikalisme di kampus,” jelas Karomani.

Baca Juga:   Itera Siap Ikut Teliti Vaksin Covid-19

Di tambahkan Letjen TNI Joni Supriyanto, banyak sarana yang membuat kaum milenial terpapar radikalisme saat ini. Terutama ialah penggunaan gadget. “Maka itu, apabila mahasiswa ikut aware terkait persoalan ini, maka kita bisa dengan mudah mendeteksi adanya kekeliruan sehingga bisa di cegah kedepannya,” jelasnya.

Secara umum, radikalisme di Indonesia sudah tersebar. Jadi tidak ada daerah yang bebas dari Radikalisme, semua wilayah memiliki. “Jadi ketanggapan masyarakat diharapkan. Sehingga dia tidak melakukan aktifitas, kita tahu ada penangkapan di Lampung, Sukabumi, Surabaya, Ambon, artinya jaringan mereka sudah ada diseluruh daerah maka harapannya kita terus waspadai,” tambahnya.

Maka dalam pencegahan radikalisme di kampus, di tekankan untuk menerapkan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan bhinneka tunggal Ika sebagai pedoman salam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Membumikan san menjaga sikap toleran, terbuka, dan menghormati perbedaan terus dikembangkan. Hindari pihak yang ingin mencoba melaksinfiltrasi ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

Baca Juga:   Rektor UTI Pandu Diskusi Forum Rektor Indonesia

Harapannya forum rektor dapat menjadi agen perubahan dan aktif dalam menangkal paham intoleran radikalisme dan terorisme di kalangan muda terutama pelajar dan mahasiswa. Dapat menangkal dan melindungi anak muda Indonesia dari segala pengaruh ancaman paham yang bertentangan dengan Pancasila. forum rektor Karakter bangsa, civitas akademik Unila, forkompinda provinsi Lampung beserta TNI dapat bersinergi dalam rangka menangkal radikalisme. (rma/wdi)




  • Bagikan