Cerita Dendi Mashuri Kala Bantu Presiden Kenakan Busana Adat Lampung

  • Bagikan
Presiden Jokowi dan Ibu Negara bersama tim pendamping dari Lampung. Sumber foto Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan

RADARLAMPUNG.CO.ID-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan busana adat Lampung saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (17/8). Jokowi mengenakan pakaian putih-putih dibalut dengan kain tumpal dan mengenakan tutup kepala.

Dibalik indahnya busana yang dikenakan Jokowi, ada tim Dekranasda Lampung yang turut membantu presiden mengenakan busana adat tersebut.


Yakni Dendi Mashuri, anggota Dekranasda Provinsi Lampung yang membantu mengenakan pakaian adat Presiden dan Drg.Hellen Veranica M.Kes., dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, yang direncanakan membantu mengenakan pakaian adat Ibu Presiden Iriana Jokowi.

Namun, hanya Presiden Jokowi yang mengenakan pakaian adat Lampung. Karena itulah, Dendi membantu langsung pemakaian baju adat khas Lampung Pepadun tersebut. Hal itu menjadi kebanggan tersendiri bagi Dendi, juga Vera. Sementara Ibu Presiden Iriana Jokowi, mengenakan baju berwarna gading dan dilengkapi dengan songket, milik pribadi Ibu Presiden Iriana Jokowi.

Baca Juga:   Sekretariat DPRD Lampung Peringkat IV Tertinggi Indeks Inovasi Daerah

“Ya kesan pesannya sangat bangga, selain rasa haru ini perjuangan Bu Gubernur dan Pak Gubernur. Kita juga persiapan mepet, hanya diberi waktu enam hari, minggu kita tutorial, tapi Alhamdulillah persiapannya selesai. Ya haru dan bangga, pakaian Lampung bisa dikenakan di Pada Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76. Tapi saya sempat deg-degan, saya bahkan tidak bisa tidur, tidak bisa makan,” ungkap Dendi melalui sambungan telepon selulernya.

Dia mengatakan, pemakaian baju adat Lampung yang hari ini dikenakan Presiden Jokowi tidak sulit. Bahkan tidak memerlukan waktu lama.

“Pemakaiannya tidak lama, karena begitu pak Presiden siap untuk pakaian, masuk ke ruang ganti langsung pakai celana putih. Setelah itu saya pakaikan sarung tumpalnya. Itu juga saya ukur karena harus dibawah dengkul, jadi langsung dikenakan. Celana pas, setelah itu jas putihjya. Setelah itu dipasang saya sambil cerita bahwa pakaian yang dikenakan ialah Lampung Pepadun. Saya jelaskan maknanya juga,” tambahnya.

Baca Juga:   Perkara Korupsi, Mantan Pejabat Kota Metro Dituntut Pidana 1,5 Tahun

Dendi menyebut, Preisiden menanggapi positif saat mengenakan baju adat Lampung. Bahkan memuji baju adat Lampung tersebut. “Iya beberapa kali Pak Jokowi memuji bajunya, bagus. Pak Presiden juga mengatakan menggunakan baju adat, untuk mempromosikan baju-baju adat dari daerah-daerah. Beliau bilang bagus bajunya,” tambahnya. (rma/wdi)




  • Bagikan