Cetak Upal, Tahanan Kabur Dari Polsek Natar Transaksi lewat COD

  • Bagikan
M. Zavad alias Riyan Setiawan (25), warga Haduyang, Natar, Lampung Selatan yang ditangkap karena mengedarkan uang palsu. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Transaksi melalui COD (cash on delivery) digunakan M. Zavad alias Riyan Setiawan (25) untuk menipu korbannya. Warga Haduyang, Natar, Lampung Selatan ini membeli barang dengan menggunakan uang palsu.

Zavad yang kabur dari Polsek Natar pada Maret silam ini membuat sendiri uang palsu tersebut. Modalnya printer dan kemampuan otodidak.

“Awalnya, saya jadi buronan. Takut ketahuan, jadi saya buat aja uang pake kertas HPS. Terus edit nomor serinya di photoshop. Belajar otodidak,” kata Zavad dalam ekspose di Mapolresta Bandarlampung, Senin (24/8).

Sebelumnya ia men-scan uang asli melalui printer. Setelah dirubah, lantas di-print dan digunting.

Ayah satu anak ini kemudian mencari korban yang hendak menjual barang melalui Facebook.

Baca Juga:   Polisi Bakal Usut Soal Orderan Fiktif

Untuk menghindari polisi, sekaligus korbannya tidak fokus, Zavad sengaja memilih transaksi pada sore atau malam hari.

“Janjian COD. Terus bayarnya pakai uang (palsu) itu. Semuanya (membeli) HP. Uangnya habis buat sehari-hari. Saya nggak kerja dari Juni,” sebut lelaki yang sebelumnya terlibat kasus penipuan dan penggelapan ini.




  • Bagikan