Ciptakan Mahasiswa Generasi Unggul Teknokrat, Brigif 4 Marinir Bekali Pendidikan Bela Negara

  • Bagikan
Sumber foto Universitas Teknokrat Indonesia

RADARLAMPUNG.CO.ID- Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Nawawi, SE., MM., memaparkan mengenai pengenalan dasar bela negara kepada seluruh peserta Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Teknokrat Indonesia yang merupakan PTS terbaik di Sumatera, Jumat (24/9).

Ia menjelaskan, upaya membela negara merupakan sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila, dan UUD 1945 dalam menjamin keberlangsungan hidup bangsa dan negara.


Dirinya memaparkan lima unsur dasar bela negara. Yakni cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin akan pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara. “Sementara bentuk penyelenggaraan bela negara antara lain pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran, pengabdian sebagai prajurit TNI dan Polri, dan pengabdian sesuai profesi,” ungkapnya dalam keterangan pers yang diterima radarlampung.co.id.

Baca Juga:   UKM Ar-Rahman Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara I Lomba Podcast Islami

Sebagai mahasiswa, lanjutnya, peranannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yakni sebagai penyampai kebenaran, agen perubahan, dan generasi penerus bangsa. Peranan mahasiswa dapat ditunjukkan melalui semangat mengawal, dan mengawasi jalannya reformasi yang harus tertanam dalam jiwa mahasiswa, dan sikap kritis tetap ada di dalam diri mahasiswa. “Pendidikan bela negara ini sangat penting, mahasiswa sebagai kaum intelektual harus bisa mengartikan bela negara,” katanya.

Sementara, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia yang diwakili oleh Wakil Rektor I Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., menyampaikan terima kasih atas pembekalan yang diberikan oleh Brigif 4 Marinir. Menurutnya, dengan pendidikan bela negara yang diberikan, dapat memotivasi mahasiswa untuk mencintai tanah air. “Serta mahasiswa dapat menjadi generasi tangguh, profesional, dan berakhlak mulia,” pungkasnya. (rls/wdi)




  • Bagikan