Covid-19 Jadi Tantangan VLH

  • Bagikan
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Tulangbawang Ferli Yuledi. Foto Diskominfo Tulangbawang

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pandemi Covid-19 menjadi tantangan Pemkab Tulangbawang saat tahap Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). VLH merupakan tahapan selanjutnya setelah Verifikasi Administrasi (VA).

Hal tersebut bentuk komitmen Tulangbawang dalam mewujudkan mimpi sebagai Kabupaten Layak Anak. Menurut Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ferli Yuledi, di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, penilaian KLA menjadi tantangan tersendiri.

“Kita dituntut harus lebih siap menyesuaikan situasi. Termasuk saat menghadapi Verifikasi Lapangan secara hybrid nanti, kita harus benar-benar siap mempresentasikan progres KLA Tulangbawang dengan sebaik-baiknya secara offline maupun online kepada Tim Penilai dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” kata pria yang akrab disapa dengan Bing tersebut, Jumat (11/6).

Baca Juga:   Menteri KP Kunjungi Petambak di Bumi Dipasena

Dia berharap Tim Gugus Tugas KLA Tulangbawang dapat mensukseskan seluruh program dan kegiatan KLA.

“Saya berharap VLA nanti dapat memberikan hasil yang terbaik, dengan nilai daerah kita dapat meningkat dari tahun sebelumnya. Sehingga Tulangbawang bisa meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak dari bapak Presiden,” harapnya.

Selain itu, Tim Gugus Tugas KLA Tulangbawang juga diminta meningkatkan kolaborasi dan inovasi program. “Selaraskan juga upaya mewujudkan KLA dengan realisasi 25 Program Unggulan Bergerak Melayani Warga (BMW) yang manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya. (nal/sur)



  • Bagikan