Curas Masih Menghantui Lamteng, Pelajar Jadi Korban

  • Bagikan
FOTO HUMAS POLSEK SEMAT

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kasus tindak kriminal curas di Lampung Tengah masih menghantui masyarakat. Andre Andesika (17), seorang pelajar warga Desa Bangunsari, Kecamatan Abungsurakarta, Lampung Utara, telah menjadi korbannya.

Pada Rabu (3/3) sekitar pukul 17.30 WIB, korban melintas di Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpantim), Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandarmataram. Korban dipepet dan dihentikan dua orang tak dikenal yang mengendarai motor Honda CB 150 R warna hitam tanpa nomor polisi. Setelah korban berhenti, salah satu pelaku meminta uang, “Ada duit nggak?!”. Korban menjawab, “Tidak ada”.

Pelaku lainnya langsung menggeledah dan mengambil dompet korban. Dompet korban yang berisi uang Rp360 ribu, STNK motor Honda Vario BE 3889 KS, dan STNK Honda Grand. Tak hanya itu. Dua unit HP korban merek Oppo F5 dan Oppo A83 di tas selempang korban juga diambil. Korban mengancam, “Jangan melawan, kalo melawan saya tujah kamu!” Korban tak berkutik, kedua pelaku kabur ke arah Tulangbawang. Dengan kejadian ini, korban melapor ke Polsek Seputihmataram.

Baca Juga:   Serbuk Ekstasi Dipesan Online, Pemesan Ditangkap

Kapolsek Seputihmataram Iptu Jepri Syaifullah mewakili Kapolres Lamteng AKBP Popon Ardianto Sunggoro menyatakan bahwa setelah menerima laporan pihaknya langsung melakukan penyelidikan. “Kita lakukan penyelidikan. Kita dapat mengetahui pelakunya. Kita berhasil menangkap seorang tersangka, yakni Nelsen Mandela (22), warga Perumahan III PT GMP, Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandarmataram, Kamis (4/3) sekitar pukul 13.00 WIB. Tersangka ditangkap saat berada di Rombong 9 Kampung Pasar Jatidatar, Kecamatan Bandarmataram. Rekannya SA berhasil meloloskan diri. Sekarang masih dalam pengejaran,” katanya.

Baca Juga:   13 Tersangka Diringkus, Empat Diantaranya Kena Timah Panas

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka, kata Jepri, satu unit HP Oppo F5, HP Oppo A83 milik korban, dan motor Yamaha Vi-xion warna putih B 805 SEN yang dipakai tersangka. “Tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” ungkapnya. (sya/sur)



  • Bagikan



Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Lampung Barat Diguncang Gempa Tektonik Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan