Dampak Pandemi, Produksi UMKM Turun 50 Persen

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pandemi virus Corona sangat berdampak terhadap usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) di Pringsewu. Ditambah adanya penutupan toko makanan ringan Aneka Sari Rasa di Bandarlampung,

“Dampak pandemi sangat kami rasakan,” kata Bambang, pemilik UMKM Robani.

Saat ini, produksi turun hingga 50 persen. “Terpaksa menurunkan produksi,” sebut dia.

Meski mengirim ke beberapa tempat di Bandarlampung, namun penutupan Aneka Sari Rasa diakuinya ikut berdampak. Sementara, ia memasok makanan ringan ke tempat tersebut.

“Tetap kirim ke Bandarlampung beberapa hari sekali. Tapi ya nggak seperti biasanya. Selama ini tak kurang 16 jenis makanan ringan hasil usaha rumahan dari Pringsewu dikirim ke toko oleh-oleh tersebut,” terangnya.

Baca Juga:   Polisi Monitoring Penyaluran BST untuk Warga Kasui Terdampak Covid

Kadiskoperindag Pringsewu Bambang Suharmanu melalui Kepala Bidang Sulis membenarkan bila UMKM di kabupaten itu terkena imbas pandemi.

“Kita lakukan pembinaan ke UKM langsung. Termasuk membantu pemasaran dengan sarana yang ada,” ungkapnya.

Langkah lain, memberikan pelatihan dan webinar dengan beberapa marketplace. Selanjutnya menjajaki peluang dengan beberapa konsultan pemasaran terkait peluang ekspor bagi para IKM/UKM.

“Kemudian membantu proses pengajuan bantuan BPUM dari pemerintah pusat,” bebernya. (sag/ais)




  • Bagikan