Dana Pembangunan Agripark Tahun 2020 Dialihkan Kepenanganan Covid-19

  • Bagikan

 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Alokasi anggaran pembamgunan Agripark di Jalan Pramuka, Kecamatan Kemiling terpaksa belum bisa dilanjutkan. Ini lantaran anggaran pembangunannya di tahun 2020 dialihkan ke penanganan pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bandarlampung Agustini menyebutkan, rencananya, pembangunan tahap II, dianggarkan sebesar Rp6 miliar. Namun, anggaran itu akhirnya direfocusing atau dialihkan ke penanganan Covid-19.

“Semua anggaran untuk pembangunan dialihkan untuk penanganan Covid. Jadi, tahun ini belum bisa dilanjutkan, tahun depan kita anggarkan lagi. Sementara ini, untuk tahap I sudah dibangunan gazebo, rumah food, tolet, lampu dan dua kolam,” katanya kepada Radar Lampung, Kamis (3/9).

Dengan pembangunan tahap I itu menurutnya, baru mencapai progres 20 persen yang direncanankan. Sehingga, pembangunan Agripark masih jauh dari harapan. “Selesainya bukan di tahap II, jadi masih banyak yang harus dibangunan. Bertahap melalui APBD,” jelasnya.

Baca Juga:   Ayo! Kita Tolong Sesama dengan Donor Plasma Konvalesen

Dia bilang, Agripark dirancang sebagai tempat wisata sekaligus sebagai wahana edukasi yang dibangunan secara permanen. Dengan demikian, pembanguananya tidak bisa langsung dinikmati hingga dinyatakan selesai. “Ada taman bermain anak, ada workshopnya. Bukan sederhana, jadi masih jauh,” tandasnya.

Sebelumnya, pembangunan taman wisata Agripark Bandarlampung yang berada di atas lahan seluas 7,5 hektare Kebun Bibit di Jalan Pramuka, Kecamatan Kemiling dilaksanakan dua tahap.

Tahap pertama dilaksanakan pada pertengahan hingga akhir 2019 dengan menelan APBD sebesar Rp1,2 miliar. Kemudian, tahun 2020 sebesar Rp6 miliar. (apr/yud)




  • Bagikan