Dari Balik Terali Besi, Sampaikan Duka Untuk B.J. Habibie

  • Bagikan
Salat gaib dan doa bersama yang diikuti petugas serta WBP Rutan Kelas IIB Krui atas wafatnya presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie, Kamis (12/9). FOTO DOKUMEN RUTAN KELAS IIB KRUI
Salat gaib dan doa bersama yang diikuti petugas serta WBP Rutan Kelas IIB Krui atas wafatnya presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie, Kamis (12/9). FOTO DOKUMEN RUTAN KELAS IIB KRUI

radarlampung.co.id – Bela sungkawa dan rasa duka disampaikan dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Krui atas wafatnya presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie, Kamis (12/9). Petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) menggelar salat gaib serta doa bersama, Kamis (12/9).

Kepala Rutan Kelas IIB Krui Beni Nurrahman mengatakan B.J. Habibie merupakan sosok teladan bagi bangsa Indonesia. Sumbangsihnya bagi bangsa patut diteladani oleh seluruh elemen masyarakat.

“Keluarga besar Rutan Kelas IIB Krui turut berbela sungkawa atas meninggalnya bapak B.J. Habibie. Indonesia sangat kehilangan,” tegas Beni.

Salat gaib dan doa bersama yang dilaksanakan ini sebagai bentuk penghormatan untuk B.J. Habibie. ”Salat gaib ini juga bertujuan agar seluruh pegawai maupun WBP di Rutan Krui bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,”  sebut dia.

Baca Juga:   BUMN Bantu Sulap Wisma Haji Rajabasa Jadi RS Darurat Covid-19

Diketahui, B.J. Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto pukul 18.05 WIB, Rabu (11/9). Sebelum wafat, presiden ke-3 RI yang dikenal sebagai tokoh jenius di bidang penerbangan itu telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 8 September 2019.




  • Bagikan