Dari Penangkapan Oknum Polisi, BNNP akan Periksa Empat Anggota Lainnya 

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Dari hasil pemeriksaan sementara tersangka oknum Bripka Adi Setiawan (36), bahwa ada empat oknum anggota polisi lain di Polres Lampung Selatan yang selama ini menjadi pelanggannya.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Brigjen Tagam Sinaga mengatakan, bahwa keempat oknum anggota polisi bukan sebagai jaringan pengedar tapi hanya pengguna barang haram tersebut.

“Keempat oknum anggota polisi itu tidak ada keterlibatannya sebagai jaringan pengedar. Jadi mereka hanya sebagai pemakai saja,” ujarnya, Rabu, (9/5).

Oknum anggota polisi Polres Lampung Selatan yang diduga sebagai pemakai, lanjut Tagam, pihaknya telah mengantongi idetitas keempatnya.

“Nama-nama empat oknum itu sudah ada, diantaranya dua anggota dari Polsek dan dua lagi dari Polres. Mereka akan dimintai keterangannya, setelah itu baru kami serahkan ke Polres Lampung Selatan untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Baca Juga:   Update Covid-19 Lamtim, 4.156 Terkonfirmasi Positif, 2.900 Sembuh

Dia menduga kemungkinan ada oknum polisi lain yang terlibat dalam peredaran barang haram tersebut. Namun, pihaknya masih menunggu hasil perkembangan dari pemeriksaan para tersangka.

“Kalau memang ada oknum polisi yang bermain dengan peredaran narkoba, akan kami tindak tegas juga. Siapapun itu akan kami lakukan sama tindakan pidanannya, dan kami juga sudah koordinasi bersama Bapak Kapolda Lampung,” terangnya.

Ia menambahkan, dari hasil keterangan tersangka oknum polisi Brigadir Adi Setiawan sudah mengakui, bahwa tersangka sudah dua kali mengirim paket narkoba ke dalam Lapas Kalianda.

“Pertama sekitar satu bulan lalu, tersangka membawa 1 kilogram paket sabu-sabu dan berhasil lolos. Lalu yang kedua, tersangka yang ditangkap ini dengan barang bukti 4 kilogram sabu dan 4 ribu butir pil ekstasi,” jelasnya.

Baca Juga:   Pengedar Ganja Jaringan Aceh-Lampung Diamankan Polda Lampung

“Karena tersangka ini anggota Polri, maka diproses sesuai aturan. Sebab, sudah pidana, sangsinya sudah pasti berupa pemecatan (PTDH). Apalagi tersangka akan ditahan selama 120 hari, jadi kalau 30 hari saja anggota polri tidak masuk kerja sudah pasti dipecat,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung bersama Direktorat Narkoba Polda Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba sabu sebanyak 4 kilogram dan 4 ribu butir pil ekstasi yang dikendalikan dari dalam Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kalianda, Lampung Selatan.

Dari hasil penangkapan di Homestay Green Lubuk, Jalan Raya Lintas Sumatera, Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, petugas menangkap oknum polisi Bripka Adi Setiawan (36), pegawai sipir Lapas Kalianda Rechal Oksa Hariz dan Marzuli napi Lapas Kalianda serta Hendri Winata tersangka yang tewas. (ndi/ang)




  • Bagikan