Data Bangunan Penyebab Penyempitan Aliran Sungai!

  • Bagikan
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau banjir yang terjadi di Kecamatan Telukpandan, Kamis malam (14/2). FOTO ISTIMEWA
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau banjir yang terjadi di Kecamatan Telukpandan, Kamis malam (14/2). FOTO ISTIMEWA

radarlampung.co.id – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menginstruksikan kepada Camat Telukpandan Zulkifli Nuh untuk mendata bangunan yang menyebabkan penyempitan aliran sungai. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau banjir yang terjadi di Desa Hanura dan Hurun, Kecamatan Telukpandan.

Diketahui, hujan deras menyebabkan air sungai di hilir meluap dan membanjiri ratusan rumah, Kamis malam (14/2). Ketinggian air yang memasuki rumah warga mencapai 30-70 cm.


”Pak bupati langsung turun ke lokasi banjir. Beliau menginstruksikan untuk segera mendata bangunan-bangunan yang menyebabkan penyempitan aliran sungai,” kata Zulkifli, Jumat (15/2).

Zulkifli mengungkapkan, pihak kecamatan bersama Dinas PU sedang melakukan survei untuk mendata bangunan-bangunan yang menyebabkan penyempitan aliran sungai.

Baca Juga:   Singgung Nasib Karyawan, Ini Curhatan H. Sony Kala Semua Gerai Bakso Sony Ditutup

”Kita akan lihat semua perizinan bangunan di sekitar aliran sungai. Jika melanggar akan kita tindak tegas. Sebab ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Sementara, anggota DPRD Pesawaran Johny Corne menyampaikan, banjir diduga akibat penyempitan aliran sungai di hilir. ”Butuh keberanian kita semua untuk untuk membenahinya,” kata Johny ditemui di lokasi banjir, Kamis.

Menurut dia, keberadaan tambak-tambak juga diduga menyebabkan menyempitnya aliran sungai. Untuk itu, perlu dikaji ulang mengenai perizinan beberapa tambak di wiliyah tersebut.

“Kita akan menggelar rapat koordinasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mencari solusi mengatasi permasalahan banjir yang kerap terjadi di wilayah ini,” tegasnya. (esn/ais)

 




  • Bagikan