Data Dampak Banjir, 11 Tim Turun ke Rangai

  • Bagikan
Banir yang terjadi di Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Jumat (30/11) lalu. FOTO DOKUMEN RADARLAMPUNG.CO.ID
Banir yang terjadi di Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Jumat (30/11) lalu. FOTO DOKUMEN RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan masih mendata kerusakan pascabanjir yang terjadi pada beberapa daerah. Dimulai dari Kecamatan Katibung yang menjadi titik terparah saat banjir terjadi di kawasan tersebut,  Jumat (30/11) lalu. Pendataan bertujuan mencari data valid terkait jumlah rumah yang rusak berat, sedang dan ringan.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Lamsel Affendi mengatakan, di Katibung, sudah dibentuk 11 tim yang bertugas melakukan pendataan.

”Sudah kami bentuk tim yang akan memverifikasi dan validasi rumah rusak,” kata Affendi, Kamis (13/12). Hasil pendataan yang dilakukan menggandeng kepala dusun ini diperkirakan baru bisa disimpulkan beberapa hari ke depan.

Sementara Camat Katibung Hendra Jaya mengatakan, titik terparah ada di Desa Rangai Tritunggal dan Tarahan. ”Ada tiga kategori dalam pendataan rumah. Rusak berat,sedang danringan,” ujarnya.

Di sisi lain, kiriman logistik dari Pemkab Lamsel terus berdatangan. Posko yang dijadikan markas logistik dipusatkan di Balai Desa Tarahan dan Balai Desa Rangai Tritunggal.

”Untuk urusan logistik, mudah-mudahan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir. Pemkab sudah meng-cover seluruh urusan logistik untuk korban banjir,” urainya.

Sementara BPBD Lamsel belum menarik personelnya dari empat kecamatan. Ini mengantisipasi banjir susulan di wilayah rawan.

Kepala BPBD Lamsel Ketut Sukerta menyatakan, personel disiagakan sampai situasi benar-benar kondusif. ”Begitu juga posko yang kami dirikan, belum akan dicabut. Menunggu kondisi cuaca berangsur normal,”  kata Ketut Sukerta.

Terpisah, pendataan rumah dan fasilitas umum yang rusak di Desa Palembapang sudah dirampungkan. Hasilnya, 101 rumah terdampak banjir dan enam fasilitas umum rusak. (ver/ais)



  • Bagikan



Lampung Barat Diguncang Gempa Tektonik Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan ASDP Tak Melayani Pemudik, Kecuali…