Datang ke Puskesmas Dengan Keluhan, Tapi Banyak Warga Menolak Rapid Tes

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO ONMANORAMA.COM

RADARLAMPUNG.CO.ID – UPT Puskesmas Batubrak, Lampung Barat kesulitan melakukan tracing untuk mendeteksi penyebaran virus Corona di wilayah tersebut.

Penyebabnya, meski sejumlah warga bergejala, namun mereka menolak untuk menjalani rapid tes antigen maupun swab PCR.

Kepala UPT Puskesmas Batubrak Nezwan mengatakan, pihaknya beberapa kali melayani pasien yang berobat dengan keluhan flu, batuk dan sesak nafas.

Namun, sebagian menolak untuk menjalani rapid tes antigen atau Swab PCR. Petugas puskesmas juga tidak bisa memaksa untuk melakukan pemeriksaan.

“Masalah penolakan ini jadi kendala kami di lapangan. Mereka datang ke puskesmas mengeluhkan berbagai gejala. Tapi menolak untuk di-rapid. Alasannya banyak,” kata Nezwan.

Padahal, terus Nezwan, masyarakat dengan hasil rapid tes antigen positif disarankan untuk melakukan isolasi mandiri. Jika diperlukan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan Swab PCR.


Baca Juga:   Catat, Ini Penjelasan Divre IV Tanka Soal Kartu Vaksin dan Syarat Naik Kereta


  • Bagikan