Datangi Gedung DPRD, Guru Honorer Curhat Kepada Anggota Dewan

  • Bagikan
Wakil Ketua DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga mendapat kenang-kenangan berupa kaos dari guru honorer usai hearing,  Senin (3/2). FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Puluhan honorer yang tergabung dalam Guru dan Tenaga Pendidikan Honorer Non Katagori mendatangi gedung DPRD Tanggamus, Senin (4/2). Mereka menyampaikan sejumlah aspirasi kepada wakil rakyat.

Para guru honor yang dipimpin Yolan Tanamal disambut Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga dan anggota Komisi IV. Mereka menggelar hearing terkait sejumlah permasalahan.


Yolan Tanamal dalam kesempatan tersebut menyampaikan aspirasi dari guru honorer, khususnya yang usianya di atas 35 tahun. Yakni meminta pengangkatan PNS tanpa tes, khusus bagi para guru honorer melalui keputusan presiden, seperti bidan PTT dan perangkat desa.

“Kami juga meminta agar dewan mengupayakan insentif untuk semua guru honorer di sekolah negeri agar mengacu pada upah minimum regional (UMR) yang anggarannya berasal dari APBN. Lalu kami juga memohon izin untuk mengikuti rakor pada 20 Februari 2020 di GBK Jakarta,” kata Yolan.

Baca Juga:   Gelar Paripurna Persetujuan KUA-PPAS Perubahan 2021

Menyikapi aspirasi guru honorer, anggota DPRD Tanggamus Hajin M. Umar mengatakan, kebijakan pengangkatan PNS menjadi kewenangan pemerintah pusat. Ini sudah disampaikan kepada Kemenpan RB saat Komisi I melakukan konsultasi beberapa waktu lalu.

“Kami, anggota DPRD Tanggamus sudah sering berkonsultasi ke pusat untuk mencari solusi dari permasalahan ini,” sebut Hajin.




  • Bagikan