Deal, Dinas PU-Warga Sepakati Ganti Rugi Fly Over

  • Bagikan
Inilah kondisi bangunan rumah di sekitar Jl. Komarudin, Rajabasa, Bandarlampung yang akan dibangun fly over 2019 ini. Foto dibidik Rabu (9/1). FOTO M.TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung tahun ini bakal membangun dua fly over. Yakni penghubung Jl. Untung Siropati – Jl. R.A. Basyid dan Jl. Kapten Abdul Haq – Jl. Komarudin yang pembangunannya direncanakan Maret.

Guna melancarkan pembangunan dua fly over tersebut, pemkot melalui Dinas PU melakukan pelebaran jalan, dan telah bermusyawarah dengan warga terdampak pembangunan fly over. Khususnya mengenai nilai gantirugi lahan dan bangunan.

Kepala Dinas PU Bandarlampung Iwan Gunawan mengatakan, untuk pembanguan fly over Jl. Untung Suropati – Jl. R.A. Basyid telah disepakati nilai ganti lahan dan bangunan Rp2,5 juta per meter. “Sudah deal untuk Kecamatan Labuhanratu dan Tanjungsenang Rp2,5 juta per meter,” ujarnya, Kamis (17/1).

Baca Juga:   BKPL Peduli kepada Warga Terdampak PPKM Darurat

Sementar untuk fly over Jl. Kapten Abdul Haq – Jl. Khomarudin ada warga keberatan. Namun pihaknya akan kembali melakukan pendekatan. “Ya memang (ganti rugi) dua fly over dipukul rata Rp2,5 juta per meter, untuk yang keberatan akan kita lakukan pendekatan lagi,” ucapnya kepada Radarlampung.co.id.

Ia pun mengungkapkan, pelebaran jalan untuk fly over Jl. Kapten Abdul Haq – Jl. Khomarudin cenderung lebih luas. Itu lantaran kondisi jalan  yang sempit. “Kita ganti rugi itu dengan mengukur lahan, kemudian tanam tumbuh dan bangunan yang ada di atasanya,” ujarnya.

Ditanya jumlah dana yang digelontor untuk ganti rugi pembangunan dua fly over, Iwan mengaku belum bisa menyimpulkan nominalnya. “Ini belum selesai, saat ini masih dihitung, warga sudah sepakat kemudian kita akan buat berita acara baru pembayaran. Setelah berita acara ditandatangani semua baru ketahunan berapa angka yang harus dibayarkan,” ucapnya. (pip/sur) 




  • Bagikan