Debat Mulai Panas, Herman dan Ridho Saling Sindir Soal Keamanan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung kembali menggelar Debat Publik ketiga Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung 2018, debat publik terakhir ini bertemakan Politik, Hukum dan Keamanan. Acara debat berlangsung di Hotel Novotel, Bandarlampung, Jumat malam (11/5).

Debat publik kali ini pasangan urut nomor satu dan dua saling sindir terkait penanganan keamanan yang ada di Provinsi Lampung.

Calon Gubernur Lampung Herman HN mengkritisi, terkait mengatasi kriminalitas yang ada di Provinsi Lampung. Menurut, Herman karena begal sudah dikenal diluar Provinsi Lampung sebagai tradisi. Bagaimana cara pemerintah Provinsi menangani kasus ini.

“Kalau di Kota Bandarlampung sendiri masalah keamanan cukup kondusif, karena kita memiliki beberapa program bersama Polresta Bandarlampung seperti SPIS dan Bhabinkamtibmas serta Bhabinsa,” kata dia.

Baca Juga:   Ribuan Ekor Burung Tanpa Dokumen Diamankan, Pelaku Sempat Menolak Mobil Diperiksa

Sementara itu, Calon Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo yang menjawab kritik calon urut nomor dua, Ridho menilai justru kriminalitas paling banyak di wilayah Kota Bandarlampung.

Masalah keamanan, bahwa telah terjadi peningkatan kriminalitas Lampung, justru peningkatan tertinggi itu bukan kepada Provinsi Lampung tapi di Kota Bandarlampung, itu berdasarkan data yang dia miliki.

“Tadinya itu saya percayakan kepada pemerintah kota, tapi kalau seperti ini saya harus konsen ke sini juga (Bandarlampung, Red),” tandasnya. (ndi/gus)




  • Bagikan