Debat Soal Tempat, KPU Pesbar Tunda Pleno Tungsura Pilkada

  • Bagikan
Rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara pilkada tingkat kabupaten yang digelar KPU Pesisir Barat ditunda, Senin (14/12). FOTO TRI SUTRISNO/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara pilkada tingkat kabupaten yang digelar KPU Pesisir Barat ditunda, Senin (14/12). Penyebabnya ada perdebatan antara saksi pasangan calon dan Bawaslu terkait lokasi pleno.

Pleno yang dijadwalkan pukul 13.00 WIB sempat molor. Hingga pukul 15.00 WIB diskorsing.


Sempat terjadi perdebatan sebelum proses perhitungan suara dimulai. Ini terkait ruang rapat pleno yang tidak begitu luas.

Anggota Bawaslu Pesbar Heri Kiswanto mengatakan, lokasi pleno tingkat kabupaten itu harus dipertimbangkan. “Seperti sekarang ini. Ruang rapat pleno sempit,” kata Heri.

Ketua Bawaslu Pesbar Irwansyah mengatakan, lokasi rekapitulasi suara tidak resprestantif dan kondusif.

“Kita mengetahui bahwa rapat pleno merupakan suatu hal yang terhormat. Karena itu, tempat dan fasilitas seharusnya dipikirkan oleh teman-teman KPU,” kata Irwansyah.

Tidak hanya itu. Sempat ada interupsi dari Supardi Rudiyanto, saksi pasangan calon nomor urut 02 Aria Lukita Budiwan-Erlina. Pihaknya keberatan jika pleno tingkat kabupaten dilaksanakan di kantor KPU Pesbar.





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan