Demo Ricuh, Botol dan Batu Beterbangan

  • Bagikan
Aparat kepolisian menyemprotkan air dari water Canon untuk memecah massa yang bertindak anarkis. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Demo menolak UU Cipta Kerja di lapangan Korpri komplek Pemprov Lampung ricuh, Rabu (7/10). Sejumlah massa yang terdiri dari pelajar melempari aparat keamanan.

Berdasarkan pantauan Radarlampung.co.id, Kapolresta Bandarlampung Kombes Yan Budi Jaya sibuk menenangkan para pelajar.

Botol air kemasan dan batu beterbangan. Bahkan mengenai kendaraan water Canon yang disiagakan di lokasi demo.

Terlihat seorang mahasiswa menenangkan para pelajar. Ia berusaha mencegah tindakann anarkis.

“Kalau sampai ada kawan-kawan kita atau petugas yang mati atau terluka karena batu, itu anarkis namanya. Mohon tenang dan rapatkan barisan untuk sama-sama menentang dengan aksi damai yang baik dan benar,” teriak mahasiswa itu.

Baca Juga:   Soal UKT, Unila Akui Ada Kesalahpahaman Informasi

Sementara, air menyembur dari water Canon untuk memecah massa. Namun, sejumlah pelajar malah berjoget sambil menghindari tembaka air. (mel/ais)




  • Bagikan