Demo, Sampaikan Aspirasi dan Tolak Dialog

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Elemen masyarakat yang tergabung dalam Laskar Merah Putih (LMP) menggelar aksi di halaman Sekretariat Lampung Timur, Rabu (23/1). Massa mempertanyakan penyertaan modal untuk Bank Lampung sejak 2014  yang telah mencapai Rp30 miliar. Sementara kondisi keuangan pemkab sedang defisit.

Dalam aksi yang dipimpin Ketua LMP Cabang Lamtim Amir Faisol tersebut, massa juga mempertanyakan pembayaran insentif pungutan pajak dan retribusi serta tambahan penghasilan yang tumpang tindih. Kemudian anggaran alat tulis kantor di Sekretariat Kabupaten yang terlalu besar.

LMP juga mendesak Pemkab Lamtim mengevaluasi kinerja sekretaris kabupaten. “Kami hanya menyampaikan orasi dan aspirasi, tidak untuk berdialog,” ujar Amir Faisol didampingi Junaidi, Arif dan Sofyan Sembiring.

Menanggapinya, Asisten I Pemkab Lamtim Tarmizi mengungkapkan, sebenarnya pemkab siap berdialog dan menjelaskan berbagai permasalahan yang dipertanyakan LMP.

“Kami siap memberikan jawaban. Namun mereka tidak bersedia berdialog,” jelas Tarmizi didampingi Asisten 2 Junaidi, Asisten 3 Wan Ruslan Abdul Gani dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Mustakim.

Lebih lanjut Tarmizi menyatakan, penyertaan modal untuk Bank Lampung, pembayaran insentif pajak dan retribusi serta tambahan penghasilan telah sesuai prosudur yang berlaku.

Sementara terkait evaluasi kinerja sekretaris kabupaten merupakan kewenangan bupati. (wid/ais)

 




  • Bagikan