Dendi Minta MPAL Membuat Database Adat Lampung di Pesawaran

  • Bagikan
Ketua Dewan Penasehat Perwatin Zulkifli Anwar didampingi Bupati Dendi Ramadhona memukul gong sebagai tanda dimulainya Musda ke-III MPAL di aula pemkab, Rabu (2/6). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID РBupati Pesawaran Dendi Ramadhona berharap Musyawarah Daerah (Musda) Ke-III Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Pesawaran periode 2021-2025 dapat melahirkan keputusan-keputusan baik untuk kemajuan pembangunan di Pesawaran.

“Saya berharap Musda MPAL ke-III dapat melahirkan keputusan yang baik bagi kemajuan Bumi Andan Jejama. Kita akan membangun museum tapis akbar Al Quran. Ini satu satunya di Indonesia bahkan dunia. Tolong MPAL buatkan buku motif kerajinan sebagai acuan bagi generasi muda di Pesawaran,” kata Dendi Ramadhona saat memberikan sambutan pada Musda MPAL ke-III di GSG Pemkab Pesawaran, Rabu (2/6).

Dendi mengungkapkan, melalui MPAL diharapkan dapat menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan serta memberikan kontribusi bagi pembangunan di Pesawaran.

Baca Juga:   Enam Siswa yang Pecahkan Jendela Sekolah Tetap Naik Kelas

“Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan, saya terpilih kembali sebagai Bupati Pesawaran. Tolong dukung kami agar percepatan pembangunan meski di tengah pandemi virus Corona ini tetap berjalan,” tegasnya.

Lebih lanjut Dendi mengatakan, masih banyak masyarakat adat yang belum terdaftar terkait adat, hak dan kewajibannya. Untuk itu ia meminta MPAL ke depan memiliki database tentang adat istiadat Lampung di Pesawaran.

“Pelayanan kepada masyarakat dapat terakomodir, serta pencitraan juga harus baik. Bersinergi dan harmonasi antar suku dan budaya. Kemudian pendanaan nanti kita sama sama urun rembug,” sebut Dendi.

Sementara, kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dewan Penasehat Perwatin Zulkifli Anwar, Wakil Bupati Pesawaran Marzuki, mantan Bupati Pesawaran Aries Sandi DP, kepala OPD dan undangan lainnya. (ozi/ais)

Baca Juga:   BKKBN Lampung Target Pelayanan KB untuk 52 Ribu Akseptor



  • Bagikan