Desa Umbul Limus Margapunduh Paling Parah Terdampak Banjir

  • Bagikan
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, Jamaludin saat menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. Foto dok Camat Margapunduh

RADARLAMPUNG.CO.ID- Hujan yang mengguyur sejak Sabtu (25/12) malam mengakibatkan Way Punduh meluap hingga merendam enam desa di Kecamatan Margapunduh Pesawaran.

Desa Umbul Limus merupakan desa yang paling parah terdampak banjir. Tercatat, ada 71 kepala keluarga di Umbul Limus yang terdampak banjir.



Dari data yang diinventarisir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, dari 71 rumah di Desa Umbul Limus yang terdampak banjir, 10 rumah mengalami rusak berat dan sisanya mengalami rusak ringan.

Baca Juga:   TERENDAM

“Kita sudah memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. Ada bantuan mie instan dan air mineral,”ungkap Kepala BPBD Pesawaran Sopyan Agani,Minggu (26/12).

Dikatakan, pihaknya bersama Kepala Dinas PUPR juga meninjau kondisi sungai Way Punduh. Untuk melihat penyebab banjir dan menginventarisi langkah langkah kedepan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lagi banjir.

Baca Juga:   Jalinbar Gadingrejo Terendam, Kendaraan Harus Merayap

“Tadi juga kita bersama PU, kita sifatnya koordinasi. Perencanaan pembangunan untuk antisipasi banjir nanti ada di OPD teknis,”ucapnya.

Ditanya apakah langkah penanggulangan banjir seperti pembangunan retaining wall dapat dialokasikan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)? Diakui mantan Kadis lingkungan hidup Pesawaran ini, pihaknya bersama dinas terkait akan melihat terlebih dahulu tingkat urgensi penanganan bencana banjir tersebut.

Baca Juga:   Data BPBD, Puluhan Rumah di Gadingrejo Terendam dan Rusak

“Kita lihat urgensinya, bisa bersumber dari BNPB, provinsi maupun bersumber dari APBD. Sementara ini, kita bersama dinas terkait lagi mendata apa yang menjadi kebutuhan warga yang terdampak banjir,”pungkasnya (ozi/wdi)






  • Bagikan