Dewan Minta Seminar dan Launching Buku Hebat Dikaji Ulang

  • Bagikan
Sidang paripurna DPRD Lambar dengan agenda penyampaian jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi pada pembahasan APBD Perubahan tahun 2020 di ruang Sidang Marghasan, Selasa (15/9). FOTO NOPRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Fraksi Golkar DPRD Lampung Barat meminta pemerintah kabupaten untuk mengkaji lebih mendalam terkait pelaksanaan perayaan HUT Lampung Barat.

Salah satu tujuannya agar tidak melaksanakan kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar.

Juru bicara Fraksi Golkar Tomi Ardi mencotohkan rencana seminar nasional dan launching buku Hebat yang akan mengumpulkan 1.000 guru.

Kegiatan yang akan dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tersebut agar dipertimbangkan kembali.

”Jika kegiatan ini tetap dilaksanakan, sudah menjadi hal yang mustahil untuk menghindari kerumunan massa,” tegas Tomi saat membacakan pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Lambar terhadap Perubahan APBD tahun 2020.

Sementara Bupati Lambar  Parosil Mabsus saat menyampaikan jawaban  pemerintah mengungkapkan, Pemkab Lambar dalam rangka perayaan HUT ke-29 telah menerbitkan SK Tim Kepanitiaan dengan Nomor : B/354/KPTS/01/2020 tentang Panitia Peringatan HUT Lampung Barat ke-29 tanggal 8 september 2020. Pelaksanaan perayaan HUT dimaksud tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:   Polres Tubaba dan Komunitas Trail Ganas Bagikan Bansos ke Anak Yatim Piatu

”Hal itu sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 6/2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di daerah,” kata Parosil.

Untuk rencana launching buku dan seminar guru akan ditinjau ulang kembali. “Akan menjadi perhatian kita bersama,” kata Parosil.

Parosil juga menjawab pertanyaan dari  juru bicara Fraksi PKS Bersatu Nopiyadi tentang kesiapsiagaan serta imbauan pelaksanaan protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi virus Corona. (nop/ais)




  • Bagikan