Dewan Ngotot Tutup Proyek Hotel Mercure, Tapi Nyatanya? Nol

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hasil hearing Komisi III DPRD Bandarlampung terkait penutupan sementara proyek Hotel Mercure masih belum terealisasi sampai dengan Kamis (24/1) siang. Di mana, dalam rapat kerja pembahasan dugaan kelalaian kerja PT Wijaya Kusuma selaku pemborong proyek hotel Mercure, Rabu (23/1) disepakati penutupan sementara atas proyek tersebut.

Kabid Pengendalian dan Pengawasan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Bandarlampung Dekrison menuturkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat rekomendasi penutupan Grand Marcure dari DPRD Kota Bandarlampung.

“Belum menyerahkan, mereka (DPRD) mungkin lapor ketua dulu, kalau kita nunggu perintah dari pimpinan, jadi kita masih menunggu surat rekomendasi itu,” ujar Dekrison kepada Radarlampung.co.id di kompleks Pemkot Bandarlampung. Sehingga, bisa dikiaskan pernyataan dewan dalam hearing Rabu masih berbobot nol besar.

Baca Juga:   Banyak Hotel Jadi Tempat Isoman, Walikota Minta Koordinasi

Ditanya kepastiam kapan akan dilakukan penutupan, Dekrison menuturkan masih harus melihat perkembangan di lapangan. “Yang pasti mereka investasi di kota kita. Jadi kita dorong perizinannya agar menimbulkan rasa aman dan nyaman ” ucapnya. (pip/sur) 




  • Bagikan