Di Hari Kelima, Lampung Borong 5 Medali

  • Bagikan
Sutjiati Kelanaritma Narendra pesenam ritmik Lampung tampil di nomor allround di Istora Papua Bangkit, Kamis (7/10). Foto Rizky Panchanov/Radarlampung.co.id
Sutjiati Kelanaritma Narendra pesenam ritmik Lampung tampil di nomor allround di Istora Papua Bangkit, Kamis (7/10). Foto Rizky Panchanov/Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Di hari keenam PON XX Papua, Lampung memborong lima medali sekaligus. Yakni 1 perak dan 4 perunggu, pada Kamis (7/10).

Medali perunggu pertama didapatkan Adylia Safitri dari cabang olahraga (cabor) menembak yang turun di final individual trap women. Lalu, Adylia Safitri yang kembali turun berpasangan dengan Nanda Suhelmi di nomor mix trap beregu kembali mendapatkan medali perunggu.


Dua pesenam ritmik Lampung, Sutjiati Kelanaritma Narendra dan Tri Wahyuni kembali menambah pundi-pundi medali bagi Lampung. Dalam pertandingan di Istora Papua Bangkit, Kamis (7/10) itu, keduanya turun di nomor allround.

Sutijati mendapatkan medali perak, sedangkan rekannya, Tri Wahyuni medali perunggu.

Di nomor allround atau serba bisa alat ini, pemenangnya adalah Nabila Evandestiera pesenam DKI Jakarta dan berhak medali emas. Total nilainya mencapai 67.00.

Baca Juga:   Gubernur Usulkan Gaji Atlet, Dewan: Setuju, Agar Tidak Pindak ke Daerah Lain

“Sedangkan pesenam kita (Lampung), Sutjiati mendapatkan nilai total 65.65 dan Tri Wahyuni 64,15,” ujar Ikkus Heradyan selaku Manajer Tim Senam Ritmik Lampung. Allround kata Ikkus atlet diharuskan memainkan empat alat sekaligus.

Empat alat tersebut yakni hoop atau hulahoop, kemudian bola, lalu gada, dan terakhir pita.

Pada Jumat (8/10), Sutjiati dan Tri Wahyuni akan kembali turun di nomor final per alat. “Mereka akan turun lagi di final per alat. Jadi setiap alat ada medalinya,” kata Ikkus.

Di bagian lain, Lampung kembali menambah pasokan medali perunggu dari cabang olahraga atletik. Afif Setiawan mendapatkan medali perunggu dari nomor dasa lomba yang digelar di Stadion Atletik Mimika Sport Center, Kamis (7/10).

Baca Juga:   Gubernur Usulkan Gaji Atlet, Dewan: Setuju, Agar Tidak Pindak ke Daerah Lain

Afif mendapatkan point 6.161. Di dasa lomba, peraih medali emas adalah atlet asal Sumatera Barat Fauna Depril Jumra dengan skor 6.788. Sedangkan atlet Kalimantan Timur, Gayus Dibuang Mangngi mendapatkan perak dengan skor 6.264.

Manajer tim atletik, Marsum menerangkan keberhasilan Afif menjadi kejutan. “Dia ini (Afif) sebenarnya tidak ditarget medali karena baru di dunia atletik. Sebelumnya dia atlet pencak silat,” kata Marsum. Namun, berkat kegigihannya berlatih selama dua tahun, ia sukses mempersembahkan medali.

Meski mendapat lima medali, posisi Lampung dalam klasemen tergusur dari peringkat 9, turun menjadi peringkat 12. Hingga pukul 20.00 WIT, Lampung tak beranjak dari peringkat 12 dengan 5 emas, 2 perak, dan 4 perunggu.(nca/sur)




  • Bagikan