Di Kegiatan Vaksin Brigif, Penerjun Payung Lampung unjuk Gigi

  • Bagikan
Terjun payung
Para atlet cabang olahraga (cabor) terjun payung Lampung yang akan berlaga di PON Papua Beraksi di udara saat kegiatan serbuan vaksin oleh Brigif 4 Marinir dan Denjaka, Rabu (15/9). Foto. M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Atlet cabang olahraga (cabor) terjun payung Lampung yang akan berlaga di PON Papua unjuk kebolehan saat kegiatan serbuan vaksin oleh Brigif 4 Marinir dan Denjaka. Tiga atlet PON Lampung yakni Eko Agus Sulistio, Purwanto, dan Erlando Brojo Santiko bersama enam penerjun payung dari TNI AL terjun dari pesawat Cassa 212 TNI AL dan kemudian mendarat di Posko Serbaguna Marinir di Jalan Gatot Subroto, Telukbetung Selatan, kemarin.

Kepada wartawan usai aksi penerjunan, Purwanto atlet terjun payung Lampung mengaku siap tampil di PON perdananya. “Kami siap.
Ini akhir dari latihan kita menuju yang terbaik,” ujarnya. Ditanya siapa lawan yang diwaspadai, menurutnya semua daerah diwaspadai. “Semua waspada. Kita semua sudah pernah bertanding,” ungakpnya.


Pelatih terjun payung Dwi Hari Setiawan mengatakan, meski di kabupaten Mimika, Papua tempat cabor terjun payung dipertandingkan dikelilingi pegunungan, namun hal itu menurutnya tidak menganggu. “Kita kan bermain di atas, bukan di bawah. Penilaiannya ketika kita berada di atas,” ungkapnya.

Baca Juga:   Apresiasi Atlet PON, Pemprov Lampung Bagi-bagi Bonus

Tiga atlet PON itu nantinya membentuk formasi kemudian direkam dengan kamera. Rekaman ketika diketinggian 7.000 kaki itu lalu diserahkan ke juri untuk dinilai. “Di PON kita turun dikategori kerjasama Antar Parasut (Canopy Formation),” ungkapnya.

Terpisah, Hasani Ketua Organisasi Dirgantara (Ordiga) Terjun Payung Federasi Olahraga Aerosport Indonesia (FASI) Lampung optimis para penerjun payung Lampung bisa mendapatkan medali emas. “Pada prinsipnya atlet dan manajer siap pertandingan besok (PON). Kami mohon doanya kepada masyarakat Lampung. Target kita tetap emas,” tandasnya. (nca/sur)




  • Bagikan