Diajak ke Kebun Kopi, Paman Cabuli Keponakan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Ra (17) warga Kampung Margajaya, Kecamatan Selagailingga, Lampung Tengah, juga menjadi korban pencabulan. Mirisnya, korban dicabuli pamannya di kebun kopi.

Menurut Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lamteng Eko Yuwono, pihaknya juga sedang menangani korban pencabulan pamannya sendiri.

“Kita sedang tangani korban pencabulan pamannya sendiri. Korban Ra dicabuli pamannya, Patra (36),” katanya.

Peristiwa pencabulan ini, kata Eko, terjadi di kebun kopi, Mei 2018.

“Kejadiannya pada Mei 2018. Ketika itu, korban diajak tersangka yang merupakan pamannya ke kebun untuk memetik kopi. Dikarenakan sudah menjadi bagian keluarga, korban mau saja. Nggak tahunya sekitar pukul 10.00 WIB, korban dicabuli,” ujarnya.

Setelah kejadian ini, kata Eko, korban diancam tidak bercerita kepada siapa-siapa.

Baca Juga:   Polda Lampung Salurkan Bantuan Ratusan Ton Beras ke Warga

“Korbannya diancam tidak cerita-cerita. Tapi, akhirnya cerita juga kepada orang tuanya. Akhirnya kasus ini dilaporkan ke Polres Lamteng,” ungkapnya.

Dari keterangan korban, kata Eko, pencabulan ini baru dilakukan sekali. “Pengakuan korban sekali. Tapi, hasil visum menguatkan dugaan korban dicabuli,” katanya.

Tersangka, kata Eko, sudah diamankan di Mapolres Lamteng. “Tersangkanya sudah diamankan di Mapolres Lamteng,” ujarnya.

Terkait kondisi korban, kata Eko, mengalami trauma mendalam akibat peristiwa ini. “Trauma banget. Rencananya, kita akan bawa korban ke Rumah Aman pada Sabtu ini. Hal ini untuk memulihkan psikologisnya,” ungkapnya. (sya/ynk)




  • Bagikan