Diamankan, Tiga Siswa Kedapatan Bawa Parang dan Obeng

  • Bagikan
Tiga siswa yang diamankan di Mapolsekta Tanjungkarang Barat usai terlibat keributan, Rabu (3/6). FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Polisi mengamankan tiga siswa SMK yang diduga terlibat bentrok di Jalan Pangeran Antasari dan Jalan Gajah Mada. Mereka kedapatan membawa obeng dan parang.

Tiga remaja itu, R, T dan A, warga Tanjungsenang, diamankan anggota Ditsabhara Polda Lampung saat sedang melakukan patroli. Sementara siswa lainnya kocar kacir.


Menurut R, tawuran terjadi usai ia dan rekan lainnya mengambil surat keterangan hasil ujian di sekolah.

“Pertama, kita ambil SKHU dulu. Tapi kita nggak langsung pulang. Konvoi dulu,” kata R di Mapolsekta Tanjungkarang Barat, Rabu (3/6).

Remaja ini mengaku kelompoknya diserang siswa dari sekolah lain, saat mereka tiba di SPBU Jalan Pangeran Antasari.

Baca Juga:   Wali Kota Intruksikan Living Plaza Bangun Kolam Penampungan

“Habis itu langsung bubar karena ada polisi, sekitar jam 20.00 WIB. Lalu jam 21.00 WIB, kita janjian kumpul lagi. Saya ditangkap di arah pertigaan Jalan Sam Ratulangi,” ujarnya.

Kapolsekta TKB AKP David Jakcson mengungkapkan, ketiga siswa lari setelah melihat rombongan Sabhara Polda Lampung yang tengah patroli.

“Mereka dihentikan saat konvoi. Lalu kocar kacir. Tiga orang yang tertinggal, dibawa (ke mapolsekta),” kata David.

David menuturkan, mereka melakukan sweeping untuk mencari siswa yang diduga terlibat tawuran. Dalam pemeriksaan, ditemukan beberapa alat yang diduga untuk mencari keributan.

“Ditemukan barang bukti parang dan obeng di dalam tas mereka. Ya, motifnya saling bela almamater,” sebut dia. (mel/ais)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan