Dibandingkan 2020, Kasus DBD di Lampung Triwulan I 2021 Turun

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID-Upaya Dinas Kesehatan Lampung dalam menurunkan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) menunjukkan hasil positif. Hal ini tergambar dari kasus yang ditemukan sepanjang triwulan I 2021.

Di mana, jumlah total kasus selama bulan Januari hingga April di Provinsi Lampung tercatat hanya 492 kasus penderita dan hanya satu kasus meninggal dunia. Jumlah ini diperoleh dari 15 kabupaten/kota di Lampung. Dengan rincian pada Januari lalu sebanyak 107 kasus, Februari 143 kasus dan satu kasus meninggal dunia, pada Maret 126 kasus dan April 116 kasus.

Jumlah tersebut jauh menurun dibandingkan pada 2020 lalu. Bulan Januari 2020 total kasus DBD di Lampung mencapai 739 kasus. Pada minggu ke 5, di bulan Februari dengan total 379 kasus. Kemudian meningkat pada minggu ke-6 atau pada pertengahan bulan Februari dengan jumlah 454 kasus.

Selanjutnya pada Minggu ke-7 ada 391 kasus, minggu ke-8 412 kasus. Pada minggu ke 9, kasus menurun menjadi 203 kasu, namun kasus kembali menaik pada minggu ke 10 atau pada bulan Maret dengan jumlah 371 kasus. Kemudian pada Minggu ke-11 menurun kembali 289 kasus. Pada Minggu ke-12 dengan 221 kasus dan Minggu ke 13 sebanyak 244 kasus.

Dalam datanya, penurunan kasus DBD mulai terasa sejak minggu ke 14 tahun 2020 dengan jumlah 80 kasus. Kemudian Minggu ke-15 sebanyak 14 kasus, minggu ke 16 sebanyak 94 kasus, minggu ke 17 sebanyak 71 kasus.

Baca Juga:   Pemprov Lampung Terima Penghargaan dari Kementerian PPPA

Dengan adanya penurunan kasus ini, Kasi Promosi Kesehatan (Promkes) Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Media Lisna mengakui beberapa upaya dilakukan Dinkes Provinsi Lampung.

Mulai mengeluarkan surat edaran, meningkatkan Informasi kepada masyarakat, hingga melakukan fogging ke rumah-rumah.

“Kami telah melakukan berbagai kegiatan mulai mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang kewaspadaan DBD dari Dinkes Provinsi keseluruh Kabupaten/Kota. Melakukan pendistribusian logistik dari Provinsi ke
Kabupaten/Kota berupa insektisida dan larvasida,” beber Lisna yang dihubungi, Rabu (16/6).

Ada pula penyebaran informasi melalui berbagai media mulai dari talk show, press release, leaflet, baliho. Dinkes Provinsi Lampung juga mengirim surat edaran Bupati/Walikota ke seluruh Camat dan OPD dan Puskesmas untuk menginformasikan pada masyarakat pentingnya 3M Plus.

“Kami juga melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE), Fogging Fokus, Gerakan serentak (Gertak) PSN setiap Jumat di seluruh kelurahan, kantor-kantor, sekolah-sekolah dan lainnya. Surveilans ketat, berkoordinasi dengan Rumah Sakit untuk melaporkan dalam waktu 24 jam ke Dinas Kesehatan setiap kasus/suspect DBD untuk dilakukan investigasi segera,” tambahnya.

Kemudian juga, pemberdayaan Masyarakat dengan menggiatkan 1 Rumah 1 Jumantik (1R 1J) dan pemberdayaan Saka Bhakti Husada (SBH) untuk membuat ovitrap (perangkap nyamuk). (rma/wdi)

 

Data Kasus DBD sepanjang 2021

Bandarlampung
– Januari
Penderita : 15
– Februari
Penderita : 29
– Maret
Penderita : 41
– April
Penderita : 58

Baca Juga:   Kemenkumham Salurkan 46 Ribu Paket kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Pringsewu
– Januari
Penderita : 20
– Februari
Penderita : 22
– Maret
Penderita : 19
– April
Penderita : 9

Lampung Selatan
– Januari
Penderita : 20
– Februari
Penderita : 20
Meninggal : 1
– Maret
Penderita : 17
– April
Penderita : 13

Tulangbawang Barat
– Januari
Penderita : 14
– Februari
Penderita : 28
– Maret
Penderita : 12
– April
Penderita : 14

Pesawaran
– Januari
Penderita : 12
– Februari
Penderita : 5
– Maret
Penderita : 13
– April
Penderita : 11

Lampung Tengah
– Januari
Penderita : 11
– Februari
Penderita : 11
– Maret
Penderita : 2
– April
Penderita : 5

Pesisir Barat
– Januari
Penderita : 3
– Februari
Penderita : 11
– Maret
Penderita : 0
– April
Penderita : 0

Lampung Timur
– Januari
Penderita : 2
– Februari
Penderita : 2
– Maret
Penderita : 9
– April
Penderita : 1

Tanggamus
– Januari
Penderita : 1
– Februari
Penderita : 0
– Maret
Penderita : 8
– April
Penderita : 3

Metro
– Januari
Penderita : 2
– Februari
Penderita : 7
– Maret
Penderita : 1
– April
Penderita : 1

Tulangbawang
– Januari
Penderita : 1
– Februari
Penderita : 6
– Maret
Penderita : 2
– April
Penderita : 0

Mesuji
– Januari
Penderita : 3
– Februari
Penderita : 0
– Maret
Penderita : 1
– April
Penderita : 0

Lampung Utara
– Januari
Penderita : 1
– Februari
Penderita : 1
– Maret
Penderita : 0
– April
Penderita : 1

Lampung Barat
– Januari
Penderita : 0
– Februari
Penderita : 1
– Maret
Penderita : 1
– April
Penderita : 0

Waykanan
– Januari
Penderita : 2
– Februari
Penderita : 0
– Maret
Penderita : 0
– April
Penderita : 0




  • Bagikan