Dibangun Sejak 1964, Masjid Ini Butuh Bantuan Dana agar Rampung

  • Bagikan
Masjid Arrahmah Pesantren Moderen NU Talang Padang Tanggamus ini membutuhkan bantuan agar pembangunan bisa segera rampung. Foto Edi H/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id-Pengurus yayasan dan Panitia pembangunan masjid Arrahmah di kompleks Pesantren Modern Nahdlatul Ulama (PEMNU) Talang Padang , Tanggamus terus berusaha menyelesaikan pembangunan Masjid Arrahmah.

Panitia pembangunan berharap ada bantuan dari Pemkab Tanggamus ataupun Pemprov Lampung dan para dermawan untuk membantu penyelesaian pembangunan masjid. Masjid itu sendiri pembangunannya telah dimulai bertahap sejak tahun 1964 silam.


Pengurus Yayasan sekaligus Panitia pembangunan Masjid Arrahmah, Ustad. A.
Harisuddin Zamas kepada radarlampung.co.id, Minggu (24/3) mengatakan, masjid yang dibangun di atas tanah dengan luas sekitar seperempat haktare tersebut , saat ini sedang pembangunan kubah masjid.

Rencananya setelah pembangunan kubah selesai akan di lanjutkan dengan penambahan fasilitas lain. Diantaranya pembangunan kamar mandi tempat pengambilan air wudhu , instalasi listrik, pemasangan keramik lantai , dan pengecatan tembok.

Baca Juga:   Diserang Buaya Muara, Warga Tanggamus Terluka

Nah, terkait pembangunan lanjutan tersebut menurut, Ustad. A. Harisuddin Zamas menyatakan sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah baik kabupaten maupun Provinsi.

Dilanjutkan, Harisuddin Zamas selama ini dalam pembangunannya , masjid Arrahmah mendapatkan bantuan infaq dan shadaqah dari masyarakat , para alumni , dan wali murid pesantren modern NU Talang Padang.

“Alhamdulillah secara perlahan dan bertahap pembangunan masjid terus berjalan . Hingga saat ini dalam pembangunannya , masjid Arrahmah telah menghabiskan dana sekitar 1,4 miliar,” ungkap Ustad. Harisuddin Zamas.

Estimasi biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan masjid adalah sebesar Rp1 miliar.

Ustad. A. Harisuddin Zamas menambahkan , meski pembangunan nya belum selesai , namun masjid Arrahmah telah dipergunakan untuk salat lima waktu, kegiatan belajar mengaji santri dan masyarakat, serta kegiatan keagamaan lainnnya. “Dengan cara sementara memasang terpal dibagian dalam masjid,” katanya. (ehl/wdi)




  • Bagikan