Diduga Cemburu, Eks Suami Bunuh Pacar Mantan Istri

  • Bagikan
Lokasi pembunuhan yang masih didatangi bhabin kamtibmas, bhabinsa, dan petugas kelurahan di jalan Pagar Alam, gang Gunung Agung, Langkapura, Kemiling, Bandarlampung. Foto Melida Rohlita/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id- Nasrudin alias Udin (35) warga Kaliawi Bandarlampung tewas dengan luka tikam di dadanya Kamis (17/4). Dia tewas saat berkunjung ke rumah Masawi (41) teman wanitanya di Jalan Pagar Alam, Gang Cempaka Raya, Gunung Agung, Langkapura, Kemiling, Bandarlampung.

Asmuni Ropmi (55) warga setempat mengaku mendengar teriakan berasal dari rumah Masawi. Sesaat kemudian dia melihat Udin terkapar berlumuran darah. Udin diduga ditikam TM (43) mantan suami Masawi yang cemburu.

“Saya baru mau tidur, terus tiba-tiba ada suara ibu-ibu yang teriak-teriak jadi ke depan sampai depan lihat ada laki-laki baju merah kegeletak di jalanan depan rumah udah berdarah-darah,” kata Asmuni di tempat kejadian.

Baca Juga:   Mutasi Pamen Polda Lampung, Kapolresta Turut Dirolling, Ini Daftarnya

Menurutnya, saat tahu korban terluka berat dirinya langsung berinisiatif mencari mobil ambulance.

“Saya ke depan cari ambulance, ada mobil nya tapi nggak ada supir nya. Tapi untungnya ada warga saya yang punya mobil jadi kita bawa dia (Korban, red) ke rumah sakit Abdul Moeloek,” ujar dia.

Sayang saat sampai di RSUDAM nyawa Udin tidak bisa diselamatkan lagi. “Di tusuknya itu dibagian dada sebelah kiri, dan waktu kami antar ke rumah sakit pisau itu masih nancap didada, tapi karena tadi agak lama di jalan, sampai IGD nyawanya nggak selamat,” bebernya.

Dirinya mengaku kenal dengan TM yang diduga telah menikam Udin. Biasanya, TM datang ke rumah Masawi untuk menengok ketiga anak mereka. Menurutnya, Udin dan TM juga saling mengenal.

Baca Juga:   Kabag Tapem Tuba Wafat Terpapar Covid-19, Bupati: Almarhum Orang Baik

Berdasarkan Pantauan Radarlampung.co.id di tempat kejadian perkara terlihat Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Rosef Effendi bersama Camat dan Lurah setempat.

Rosef mengaskan pihak nya kini tengah mendalami motif serta memburu pelaku pembunuhan tersebut. “Masih kita tangani, dan doakan agar pelakunya segera tertangkap,” (mel/wdi)




  • Bagikan