Diduga Depresi, Polisi Periksa Kejiwaan Pembunuh Anak Kandung

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Aparat Polres Pesawaraan akan memeriksa kejiwaan Dormian Sihite (37) yang tega membunuh kedua anak kandungnya sendiri.

Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, pelaku dengan tega membunuh kedua anak kandungnya diduga tertekan karena mengalami sakit yang tak kunjung sembuh, sehingga membuat pelaku depresi.

“Dari keterangan saksi dan keluarganya, pelaku ini sudah lama sakit magh kronis dan baru pulang dari rumah sakit dan tidak kunjung sembuh. Menurut keterangan dari anaknya pun pelaku ini sering melamun. Tapi, masih kami periksa kejiwaannya,” ujarnya, Minggu, (15/7).

Syaiful menuturkan, saat ini pelaku telah di rujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, yang sebelumnya dilakukan perawatan secara intensif di Rumah Sakit Natar Medika, Lampung Selatan.

Baca Juga:   Bandel, Tempat Usaha Ini Disegel 7 Hari

“Sedangkan kedua jenazah anaknya juga kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang ibu yang diketahui bernama Darmian Sihite (37) tega menganiaya kedua anak kandungnya yang masih berusia sembilan dan empat tahun hingga meninggal dunia dengan luka tusuk dibagian perut.

Peristiwa tersebut terjadi di kediaman pelaku di Dusun Kelapa Dua, Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaraan, Minggu, (15/7), sekitar pukul 11.30 WIB. (ndi/ang)




  • Bagikan