Diduga Dukun Aborsi Diringkus Polisi di Kemiling

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Petugas Satuan Reserse Polresta Bandarlampung menangkap wanita tua atau biasa disapa Mbah S yang diduga melakukan praktek aborsi. Mbah S dikabarkan diciduk di kediamannya, Jalan Sejahtera 4, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kemiling Bandarlampung, pada Jumat (4/5) malam.

Menurut salah satu warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan telah terjadi penangkapan terhadap Mbah S di kediamannya.

“Ya emang kemarin habis magrib itu sih Mbah dibawa polisi tapi saya kurang tahu masalahnya apa. Dia sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat anak kecil gitu,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, saat ditemui di kediamannya, Sabtu (5/5).

Sementara itu, Erwin (42) tetangga Mbah S membantah terjadinya penangkapan terhadap Mbah S. Menurutnya, Mbah tersebut saat ini sedang berada di Pulau Jawa.

Baca Juga:   Ombak 2 Meter Terjang Empat Rumah

“Mbah sedang ada di Jawa, tadi pagi kok berangkatnya. Kalau gak percaya lihat aja dipintu depannya ada kertas bertuliskan ” Mbah sedang di Jawa” kalau nggak tanya sama anak dan cucunya yang tinggal dengannya,” terangnya.

Erwin pun membenarkan, bahwa Mbah S sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat anak-anak yang masih kecil.

“Dia ini tukang pijit anak-anak, setiap hari disini ramai, bisa sehari sampai 10 orang datang, dia juga pemilik rumah kontrakan sini, pokoknya dari rumah Mbah ini sampai bagian samping itu kontrakan dia semua termasuk rumah yang saya tempatin ini,” jelasnya.

Disisi lain, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung Kompol Harto Agung Cahyo membenarkan, telah melakukan penangkapan terduga praktek aborsi. Namun, pihaknya tidak dapat menjelaskan secara detail kronologis penangkapan terhadap yang bersangkutan.

Baca Juga:   Sepakat, Akses Menuju Ponpes Daarul Ulum Dibuka, Ini Syaratnya

“Nanti ya saya lagi di Jawa, ya benar ada penangkapan. Tapi, nanti ya mau di ekspose setelah saya pulang hari Selasa, saat ini kami masih mengumpulkan korban dan barang bukti lainnya. Tapi benar sudah diamankan,” tandasnya.

Berdasarkan penelusuran radarlampung.co.id, terlihat di kediaman Mbah tampak sepi dan kondisi rumah terkunci dan tidak terlihat garis polis line polisi yang terpasang hanya selembar kertas yang dipasang didepan pintu rumahnya bertuliskan “Mbah Sempok sedang di Jawa”. (ndi/ang)




  • Bagikan