Diduga Menipu Rp3 M, Oknum Anggota DPRD Lampung Dipolisikan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Seorang anggota DPRD Provinsi Lampung bernisial AH dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung. Lantaran diduga menipu pemilik toko bangunan hingga mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah.

Laporan tersebut berdasarkan nomor LP/1018/VISI/2018/SPKT, Sabtu 14 Juli 2018 atas dugaan penipuan yang dituduhkan ke AH yang berlangsung dari kurun waktu 2013 hingga 2016.

Korban penipuan oknum anggota Dewan tersebut yakni Eti S selaku pemilik toko material bangunan Pacifik yang berada di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandarlampung mengaku mengalami kerugian mencapai Rp3 miliar.

Eti menceritakan, penipuan yang dilakukan oknum anggota dewan itu berawal dari lima tahun lalu, dimana AH mengambil material bahan bangunan di toko miliknya.

Baca Juga:   Bangga, Bupati Winarti Tiga Besar Lulusan Terbaik Program Pasca Sarjana IPDN

“Dia (AH) itu ngambil material di toko saya, katanya untuk pengerjaan proyek gitu, bahannya itu mulai dari pasir, besi, kramik dan bahan bangunan lainnya. Tidak lama dia bilang proyek yang dikerjakannya putus kontrak sehingga dia tidak bisa bayar, tapi dapat info dan pegang data kalau proyeknya masih jalan. Tapi, dia bilang tidak bisa bayar,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, saat ditemui di Mapolda Lampung, Rabu, (18/7).

Eti mengatakan, dari total Rp 3 miliar, yang bersangkutan baru membayar sekitar Rp 15 juta rupiah, dibayar secara nyicil. Ia mengaku melaporkan oknum anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut karena tidak itikad baik untuk melunasi hutangnya.

Baca Juga:   Kasus Pertama, Nakes di Lambar Meninggal Akibat Covid-19

“Awalnya saya percaya, tapi hingga saa ini tidak ada itikad baik dan saya juga butuh dana itu untuk biaya anak kuliah dan untuk modal lagi. Maka dari itu saya laporkan dia atas tuduhan penipuan,” tandasnya. (ndi/gus)




  • Bagikan