Digusur, Sebagian Warga Berkumpul di Musala

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Aksi penggusuran Pasar Griya, Sukarame, Bandarlampung tahap dua membuat ibu-ibu dan anak-anak menangis histeris saat melihat rumah-rumah yang mereka tempati digusur pemkot, Selasa (24/7).

Pantauan radarlampung.co.id, ibu-ibu dan anak-anak berkumpul di dalam musala yang ada dilokasi setempat. Sementara itu, dalam musala terlihat salah satu tokoh agama setempat bernama Usman yang memberikan ceramah agama diiringi suara gemuruh penggusuran.

“Semoga Allah membantu dan memberikan petujuknya agar pemerintah yang melakukan penggusuran diberikan petunjuk,” kata Usman kepada warga.

Di tengah penggusuran yang berlangsung sebagian warga berdoa bersama di musala setempat, Selasa (24/7). Foto Andi Apriyadi/radarlampung.co.id

Diberitakan, pemkot melanjutkan penggusuran Kampung Pasar Griya, Sukarame Bandarlampung, Selasa, (24/7). Lokasi yang digusur merupakan tanah pemkot. Namun, saat alih fungsi lahan, ternyata kini lokasi tersebut dihuni banyak warga.

Baca Juga:   Berani Timbun Obat dan Oksigen, Jaksa Bakal Tuntut Tinggi Pelaku

Dalam aksi penggusuran tahap dua ini, kembali warga dan aktivis mahasiswa menghadang kerumunan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Bandarlampung. Aksi kericuhan pun tak terelakkan antara massa dan petugas. (ndi/gus)




  • Bagikan