Dilaporkan Politik Uang, Erwansyah Siap Penuhi Panggilan Bawaslu

  • Bagikan
Caleg DPRD Kota Bandarlampung dari PAN, Erwansyah.

radarlampung.co.id – Bawaslu Bandarlampung menjadwalkan meminta keterangan Erwansyah, Caleg PAN Bandarlampung sebagai terlapor dalam kasus dugaan politik uang, Senin (17/12) mendatang.

“Hari ini kan dua saksi pelapor akan dipanggil. Kami kemudian juga akan memanggil terlapor caleg DPRD Bandarlampung dari PAN Erwansyah dan pihak terkait selaku tokoh masyarakat Senin depan. Pemanggilan ini untuk menguatkan laporan yang masuk ke Bawaslu Bandarlampung,” kata Candra di kantornya, Jumat (14/12).

Sementara saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Erwansyah mengaku siap memenuhi panggilan Bawaslu. Menurutnya, kejadian saat Arisan seperti yang disampaikan pelapor tidak ada maksud dalam pembelian suara pemilih atau politik uang.

“Sabtu (1/12) memang saya ke Perumdam 2, saya komunikasi mereka (tim sukses) lagi apa. Tapi taunya mereka di rumah sepupu saya. Nah sampai di situ saya kenalan diri saya kalau saya caleg dari PAN,” jelas Erwan.

Baca Juga:   Polda Lampung Lakukan Vaksinasi Massal

Saat itu, Erwan memang mengadakan kuis. Di sana, Erwan sedikit bersosialisasi surat suara pemilu 2019 mengingat akan ada 5 surat suara. Setelah menjelaskan soal surat suara tersebut, Erwan meminta peserta yang hadir untuk mengulanginya.

“Saya sebutkan beberapa hal baru, saya mengadakan kuis. Saat saya sampaikan saya ulang lagi, saya panggil siapa mau maju. Ada salah satu ibu maju, dia coba jawab tapi akhirnya benar. Kemudian pertanyaan kedua itu yang maju tim sukses saya,” jelasnya.

 

Setelah dua orang ini, sambungnya, semua anggota arisan yang berisikan menyerukan masa hanya jawab saja. “Mereka minta hadiah, akhirnya saya keluarin lah masing-masing Rp50 ribu,” tandasnya.

Baca Juga:   230 Berkas Pelamar CPNS Pemkot Bandarlampung TMS

Erwan menganggap, hal tersebut hal umum. Dia tidak bermaksud membeli suara, Erwan menganggapnya hal tersebut hanya bersedekah. “Itu secara umum, bukan dalam rangka beli-beli suara. Kalau mau beli suara masa cuma dua saja. Saya hanya sedekah saja. Tapi dengan kasus ini, saya siap kooperatif memenuhi klarifikasi itu,” tandasnya. (rma/kyd)




  • Bagikan