Dimotori DTPH Lambar, Petani Enam Pekon ‘Perangi’ Hama Wereng

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Petani padi di enam pekon yang ada di Kecamatan Suoh Lampung Barat mendapatkan bantuan insektisida untuk penyemprotan hama wereng yang menyerang tanaman padi.

Penyemprotan hama wereng tersebut salah satunya dilakukan di Pekon Tugu Ratu Kecamatan Suoh, yang dihadiri Kabid Tanaman Pangan Dinas TPH Lambar Oni Violetta, serta Kasi Perlindungan Tanaman Davidson.


Petani setempat antusias mengkuti penyemprotan tersebut. Terlebih hama wereng merupakan hama tanaman yang cukup menganggu pertumbuhan dan poduksi tanaman padi milik petani.

Camat Suoh Mandala Harto mengungkapkan, pihaknya menyampaikan ucapan terimakasih kepada DTPH Lambar yang telah turun dan memberikan bantuan kepada petani, berupa Insektisida dalam rangka memberantas hama wereng yang sejauh ini menghantui petani.

Baca Juga:   Lapor Ndan ! Tumpahan Oli di Simpang Luas Makan Korban Pemotor

”Alhamdulilah Dinas TPH memberikan bantuan Insektisida ke Petani di enam Pekon yakni Tuguratu, Sumber Agung, Ringinsari, Banding Agung, Roworejo, Sukamarga. Tidak hanya memberikan bantuan berupa insektisida, namun petani juga diajarkan tata cara penyemprotan yang baik,” ungkap Mandala.

Onni Violetta mengatakan, hama wereng merupakan salah satu hama pada tanaman padi yang seringkali menjadi momok menakutkan bagi petani.

Pasalnya, selain menimbulkan kerugian besar dan dampak gagal panen, hama ini juga berperan sebagai pembawa virus kerdil pada tanaman padi. Hama wereng menyerang tanaman padi dengan cara menghisap cairan padi pada bagian pelepah daun.

Hama ini mulai menyerang tanaman padi saat masih berada di persemaian hingga tanaman padi siap untuk dipanen.

Baca Juga:   Bupati Lambar-Pesbar dan Forkopimda Bahas Strategi Percepatan Vaksinasi

”Dalam melakukan pengendalian wereng, penyemprotan merupakan solusi yang paling sering digunakan oleh para petani. Sebenarnya penyemprotan hama wereng tidak jauh berbeda dengan penyemprotan hama yang lain, hanya saja terdapat teknik khusus yang perlu diperhatikan ketika akan menyemprot hama ini,” katanya.

Penggunaan pestisida, lanjutnya, perlu dikombinasikan antara pestisida dengan sistem kerja kontak dan sistemik. Kombinasi ini dapat menghasilkan kerja yang maksimal untuk membunuh hama wereng baik usia muda ataupun wereng dewasa.

Untuk diketahui, kegiatan Gerakan Pengendalaian (Gerdal) Hama Wereng di Kecamatan Suoh tersebut juga turut dihadiri, Babinsa Koramil 422-07/Batubrak, Babinkamtibmas, Aparat Pekon Tugur Ratu dan Kelompok Tani. (nop/wdi)




  • Bagikan