Mesuji  

Dinas Sosial ‘Tutup Mata’ Terkait Bencana Daerah


RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas sosial Kabupaten Mesuji, tampaknya belum tersentuh hatinya terhadap bencana alam yang melanda kabupaten tersebut.

Sebab, hingga saat ini, Dinas tersebut belum memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena banjir rob di tiga Desa di Kecamatan Rawajitu Utara yakni Desa Sidang Iso mukti, Desa Sidang sidorahayu dan Desa sidang Muara Jaya.





Camat Rawa jitu Utara, Samijo membenarkan hal tersebut. Menurutnya, sejak Banjir rob Terkahir Tahun 2021, belum ada bantuan apapun dari Dinas Sosial Kabupaten Mesuji.

“Masyarakat tentu berharap bantuan itu. Masyarakat juga ingin ada penanganan serius atas abrasi yang menyebabkan banjir rob terjadi berkelanjutan,” jelas Samijo, Kamis (27/1).

Baca Juga:   Dinas Ketahanan Pangan Mesuji akan Bangun Empat Gudang Penyimpanan Padi

Samijo mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinsos terkait bantuan tersenut. Namun, pihak Dinsos mengatakan belum memiliki data korban terkait abrasi dan banjir rob. Padahal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mesuji telah menyampaikan jumlah korban banjir dan abrasi sebanyak 3.215 kepala keluarga (KK) di Desa Sidang Isomukti, 1.529 KK di Desa Sidang Sidorahayu, dan 843 KK di Desa Sidang Muarajaya.

“Makanya saya heran, kok Dinsos nggak memiliki data. Sedangkan data BPBD ada Ribuan warga yang terkena banjir,” Ucapnya.

Sementara, wartawan koran ini saat akan mengkonfirmasi Dinsos Mesuji terkait bantuan bagi warga yang terkena banjir rob banyak mengalami kendala, lantaran kepala dinas setempat sulit ditemui dengan alasan Sibuk.

Baca Juga:   Launching Gerakan Pendidikan Kesetaraan Nonformal berbasis Desa, Begini Pesan Bupati Mesuji

Tercatat dalam kurun waktu satu bulan, sudah tiga kali koran ini hendak menemui Kadis sosial tak berhasil dengan berbagai alasan.

“Kepala dinas nya lagi Sibuk,” ujar salah satu staf kepada radarlampung.co.id, Kamis (27/1). (muk/yud)