Lambar  

Diperiksa Inspektorat, Camat Airhitam Dicecar 23 Pertanyaan


RADARLAMPUNG.CO.ID – Camat Airhitam Andy Cahyadi memenuhi panggilan Inspektorat Lampung Barat untuk dimintai keterangan, Selasa (10/5). Ini terkait dugaan pelanggaran penggunaan kendaraan dinas saat libur Lebaran.

“Camat Airhitam sudah datang ke kantor Inspektorat memberikan penjelasan terkait kronologis dan yang bersangkutan kooperatif,” kata Irban V Puguh Sugandi mewakili Inspektur Sudarto, Senin (10/5).





Puguh menuturkan, pemeriksaan berlangsung selama satu jam oleh tim yang berjumlah lima orang. Ada 23 pertanyaan yang dilontarkan terkait tindakan indispliner camat.

“Untuk mendalami kasus ini, kami juga masih akan memanggil tiga saksi, dari Liwa, Kotabumi dan Bandarlampung. Mereka diminta keterangannya besok, Rabu (11/5),” ucapnya.

Jika pemeriksaan telah selesai, lanjut Puguh, pihaknya akan menelaah antara keterangan dan barang bukti. Hasilnya disampaikan kepada pimpinan.

Baca Juga:   Evaluasi RJPMD, Pringsewu Dapat Nilai 95,67

“Hasil dari pemeriksaan nanti akan kita laporkan kepada pimpinan. Termasuk rekomendasi sanksinya. Nanti pimpinan akan menentukan, sanksi apa yang akan diberikan kepada yang bersangkutan,” pungkasnya.

Diketahui, tindakan Camat Airhitam Andy Cahyadi membuat Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus kecewa. Tidak hanya keluar dari wilayah tugas pada saat libur Lebaran dengan menggunakan kendaraan dinas. Sang camat juga diduga terlibat keributan saat berada di kawasan pantai Mutun, Pesawaran.

“Padahal saya sendiri yang mengumpulkan (para camat) sebelum libur Lebaran. Tidak boleh keluar wilayah tugas sampai H+6. Nah. ini H+3 keluar wilayah dengan mobil dinas. Viral lagi,” kata Parosil pada saat memimpin apel perdana dan halal bihalal yang dihadiri ASN, Senin (9/5).

Baca Juga:   SELAMAT BERTUGAS

Tidak hanya mengungkapkan kekecewaannya. Parosil juga secara tegas menyebut apa yang dilakukan oleh Andy Cahyadi merupakan tindakan yang sudah melanggar perintah pimpinan.

“Ini sudah enggak benar. Sudah melawan perintah pimpinan. Sampai viral lagi,” tegasnya. (lus/nop/ais)