Dipusatkan di Ulluan Nughik, Musrenbang Kecamatan Diselingi Field Trip Ikon Daerah

  • Bagikan
Bupati Tubaba Umar Ahmad. Foto ist

RADARLAMPUNG.CO.ID-Kawasan Kota Budaya Ulluan Nughik-Panaragan Jaya, akan menjadi pusat kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tahun 2021. Ya, musrenbang kecamatan tahun ini yang rencananya akan dimulai pada Februari ini memang dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk tahun ini, musrenbang dikemas dalam bentuk Field trip dan semua kecamatan akan melaksanakannya di Kota Budaya Uluan Nughik. Ini bisa kita lakukan sesuai dengan acuan Permendagri nomor 86 tahun 2017, dan tentu pelaksanaannya nanti diterapkan protokol kesehatan yang ketat,”ungkap Yudiansyah, SP, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Tubaba kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (4/2).


Melalui kemasan field trip tersebut, lanjutnya, kegiatan musrenbang nantinya akan diselingi dengan memperkenalkan ikon-ikon kabupaten kepada para peserta, mulai dari para kepalo tiyuh , unsur pimpinan kecamatan (uspika), perwakilan tokoh masyarakat, yang juga didampingi OPD-OPD terkait. “Rencananya, langsung Pak Bupati Umar Ahmad yang memandu field trip tersebut. Beliau akan memperkenalkan ikon-ikon kabupaten mulai dari tentang sejarah, hingga filosofi bangunan ikon-ikon tersebut,”ujarnya.

Baca Juga:   100 Peserta dan 15 Regu Ikut STQ Ke-2 Tubaba

Tidak dipungkiri, masih banyak masyarakat, aparatur pemerintahan yang belum mengetahui soal sejarah dan filosofi bangunan-bangunan ikonik di Tubaba atau bahkan mereka belum pernah mengunjunginya.”Harapannya, dengan field trip ini mereka akan mendapatkan penjelasan gamblang dari bupati atau pemandu, sehingga peserta musrenbang ini diharapkan bisa kembali menjelaskan kepada masyarakatnya atau wisatawan yang datang ke Tubaba,”jelasnya.

Yudi menegaskan, walaupun tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, tidak menyurutkan Pemkab Tubaba untuk terus menampung aspirasi, keinginan, dan harapan masyarakat secara langsung, untuk dituangkan dalam perencanaan pembangunan yang menjadi program prioritas di tahun 2022 mendatang.”Melalui musrenbang akan kita dapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang didasarkan pada masukan dari tiyuh/kelurahan,”terangnya.

Masukan tersebut, lanjutnya, sekaligus sebagai dasar penyusunan Rencana Pembangunan Kecamatan yang akan diajukan kepada SKPD yang berwenang sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah pada tahun 2022, yang akan dituangkan dalam musrenbang tingkat kabupaten yang rencananya akan dilaksanakan pada Maret mendatang.

Baca Juga:   100 Peserta dan 15 Regu Ikut STQ Ke-2 Tubaba

“Yang jelas, dalam Musrenbang Kecamatan ini, Bappeda memfasilitasi kecamatan, mengorganisasi penjadwalan seluruh pelaksanaan musrenbang kecamatan, mempersiapkan tim pemandu, dan dokumen-dokumen yang relevan untuk penyelenggaraan musrenbang kecamatan. Untuk jadwalnya sedang diajukan ke Asisten I, dan pelaksanaannya nanti ada beberapa kecamatan yang digabung,”ulasnya.

Sementara itu, Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra (Asisten I) Sofyan Nur, S.Sos, M.IP membenarkan bahwa Musrenbang Kecamatan memang dirangkai dengan kegiatan Field Trip yang dilakukan usai musrenbang dengan mengajak para kepalo tiyuh, perwakilan masyarakat,  keliling memperkenalkan lokasi-lokasi wisata.”Ini dimaksudkan agar para kepalo tiyuh, para peserta mengetahui filosofi, sejarah bangunan-bangunan ikonik di Tubaba. Kalau rencana jadwal yang masuk ke kami, perdana dilaksanakan pada Rabu (10/2) mendatang,”singkatnya.(fei/rnn/wdi).




  • Bagikan