Dirazia Pol PP, Karaoke Itara Masih Buka, Sempat Tutup Rolling Door

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandarlampung menggelar razia sejumlah tempat hiburan karaoke di Kota Bandarlampung, Senin (21/5) malam. Kegiatan itu dilakukan untuk meninjau tempat hiburan yang masih buka pada bulan ramadan.

Dari hasil razia di wilayah Panjang dan Garuntang  tidak ditemukan tempat karaoke buka. Namun, ada satu tempat karaoke yang masih terlihat buka yakni karaoke Itara yang terletak di Jalan Pangeran Antasari, Sukarame, Bandarlampung.

Berdasarkan pantauan radarlampung. co.id, nampak terlihat di Karaoke Itara beberapa pria dan wanita yang ada didalam ruangan serta suara musik masih terdengar didalam.

Akan tetapi, petugas tidak membawa satu orang pun yang ada ditempat karaoke tersebut. Padahal ada beberapa kendaraan sepeda motor dan dua unit mobil yang terparkir dibagian depan karaoke.

Baca Juga:   Kabag Tapem Tuba Wafat Terpapar Covid-19, Bupati: Almarhum Orang Baik

Sebelum dirazia, diduga salah satu petugas karaoke sempat menutup roling door karena melihat kendaraan Satpol PP datang. Tidak mau terkecoh, puluhan petugas yang ikut merazia langsung turun dari mobil.

Tidak butuh waktu lama akhirnya pintu dibuka, usai dibuka petugas masuk kedalam. Selama beberapa menit dan selanjutnya petugas menegur seorang wanita yang diduga sebagai pengelola tempat karaoke itu.

Selanjutnya, petugas langsung memberikan teguran dan meminta kepada pengelola tempat untuk tidak membuka usahanya selama ramadan. Jika masih membandel maka akan diberikan tindakan tegas. Petugas pun meminta untuk menandatangani surat perjanjian.

Plt Kasat Pol PP Kota Bandarlampung Mansi mengaku, razia tempat hiburan karaoke dibeberapa titik dan hasilnya memuaskan. Dikarenakan, pemilik karaoke telah mengikuti aturan yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Bandarlampung.

Baca Juga:   Oksigen Medis Langka, Stok RSUDAM Hanya Cukup Dua Hari, Sekprov Lampung Kumpulkan Pengusaha

“Tapi, tadi hanya satu yang kami temukan masih buka dan banyak tamunya. Tapi, kami sudah berikan surat perjanjian. Padahal sebelumnya kami sudah kasih surat edaran bahwa selama ramadan tidak ada yang boleh buka,” ujarnya.

Terkait mengapa tidak membawa satu orang pun dari tempat karaoke yang masih buka, ia menjelaskan, razia ini hanya memberikan peringatan saja.

“Kami hanya memberikan teguran saja, tapi kalau mereka masih buka di bulan ramadan ini, maka akan kami tindak tegas lagi,” pungkasnya. (ndi/ang)




  • Bagikan