Disdik Lampung Akan Usulkan Dua SMK jadi Sekolah Gratis

  • Bagikan
Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar. FOTO RURI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung akan mengusulkan dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk pengembangan yang memungkinkan menjadi sekolah gratis. Dua sekolah tersebut SMK Negeri Unggul Terpadu yang berada di Slusuban Lampung Tengah, dan SMK Pertanian di Hajimena.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar mengatakan, pihaknya mengusulkan dua SMK kepada Gubernur dan Wakil Gubernur terkait tindaklanjut dari studi banding ke Kota Semarang beberapa waktu lalu.

“Jadi, ini sebagai tindaklanjut dari hasil studi banding ke Jawa Tengah. Dimana, di sana ada tiga SMK yang tidak membayar. Dan kita berharap bisa dilaksanakan di Lampung. Dan saat ini kita bentuk tim kerja untuk persiapan SMK gratis dan berasrama menuju Lampung Berjaya,” kata Sulpakar, Selasa (23/7).

Baca Juga:   Itera Bahas Adaptasi Tataan Geologi Sumatera

Dijelaskannya, SMK Pertanian yang menjadi salah satu sekolah yang diusulkan berdiri di atas lahan sekitar 5 hektar. Dimana, dapat lebih dikembangkan untuk pembangunan asrama, tempat praktik dan lainnya. Sementara SMK Negeri Unggul Terpadu yang berada di Lampung Tengah juga memiliki jurusan pertanian, serta memiliki akses kerjasama dengan beberapa perusahaan.

“Jadi dua sekolah ini yang akan kita usulkan. Nanti Gubernur dan Wakil Gubernur menyetujui kedua sekolah ini atau membuat sekolah baru. Jadi ini masih kami rencanakan dan akan diusulkan,” jelasnya.

Nantinya, lanjutnya, sekolah gratis ini diperuntukkan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu tetapi memiliki intelektual yang bagus. Karena, nantinya yang akan masuk ke sekolah gratis tersebut akan diseleksi.

Baca Juga:   Gelombang Pertama, UIN RL Terima 1.007 Peserta Jalur Mandiri

“Jadi sekolah gratis ini diperuntukkan bagi peserta didik yang kurang mampu. Jadi polanya sekolah diasramakan. Dan ada seleksi untuk masuk sekolah ini, meskipun gratis tetapi bermutu,” katanya. (rur/wdi)




  • Bagikan