Disdik Tanggamus Launching Program SBS

  • Bagikan
Kepala Disdik Tanggamus Aswien Dasmi bersama BPS, Apdesi dan Dinas PMD menandatangani MoU terkait dukungan dalam program SBS, disaksikan Bupati Dewi Handajani, Selasa (24/11). FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Program Semua Bisa Sekolah (SBS) yang digagas Dinas Pendidikan (Disdik) Tanggamus resmi di-launching, Selasa (24/11). Kegiatan yang berlangsung di aula Serumpun Padi, Kecamatan Gisting ini dipimpin Bupati Dewi Handajani.

Dewi Handajani dalam sambutannya menyambut baik program SBS yang berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Tanggamus, camat, Apdesi dan seluruh elemen pendidikan di kabupaten itu.

“Program ini sangat bagus. Sebab bisa membantu anak yang putus sekolah dan difasilitasi hingga paket C atau kesetaraan jenjang SMA,” kata Dewi.

Selain itu, program SBS juga meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Tanggamus.

Diketahui, berdasar data BPS, dalam dua tahun terakhir, IPM Tanggamus mengalami peningkatan walaupun masih skala kecil.

Baca Juga:   Pekon Anggarkan Delapan Persen DD untuk Menunjang PPKM Mikro

Pada tahun 2019, IPM mencapai angka 71,92. Meningkat sebesar 0,74 persen dibandingkan tahun 2018.

“Kita harus kejar lagi, sehingga IPM Tanggamus bisa meningkat seiring dengan usaha kita bersama dalam menyukseskan program SBS ini,” tegas bunda Dewi–sapaan akrab Dewi Handajani.

Dilanjutkan, untuk menyukseskan program SBS, perlu dukungan semua pihak. Salah satunya pemerintah pekon.

“Pemerintah pekon nanti memfasilitasi minimal tiga warganya yang putus sekolah untuk ikut kejar paket. Mulai dari paket A hingga paket C. Ini sebagai bentuk sinergitas dan kerjasama, antara pemkab dengan pemerintah pekon,” urainya.

Anggaran program tersebut, Rp1,8 juta per orang. “Saya harapkan, camat untuk mendata apakah betul dari setiap pekon telah memfasilitasi warganya untuk ikut kejar paket,” kata dia.

Baca Juga:   2.766 Pendaftar CPNS Tanggamus Lulus Seleksi Berkas

Sementara Kepala Disdik Tanggamus Aswien Dasmi mengatakan, dalam launching SBS ini juga dilakukan penandatangan MoU dengan BPS, Dinas Pemberdayaan Masyatakat Desa (PMD) dan Apdesi Tanggamus.

“Program SBS ini didukung juga dari dana desa. Insya Allah, Januari sudah berjalan dan saya rasa ini tidak melanggar aturan,” sebut Dasmi. (ehl/ral/ais)

 




  • Bagikan