Disdik Tubaba Gelar Assessment Test Seleksi Kepala SD, Ini Ketentuannya

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tubaba Budiman Jaya, S.STP,.M.IP. Foto dok

RADARLAMPUNG.CO.ID-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melakukan seleksi Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah setempat.  Assessment Test atau Uji Penilaian dalam seleksi tersebut saat ini sudah masuk tahapan pendaftaran dan seleksi berkas yang dimulai sejak tanggal 2 Maret lalu.

“Ada tiga tahapan dalam assessment test ini, yakni seleksi administrasi atau berkas, seleksi kompetensi, serta penilaian makalah dan wawancara. Nah, sekarang tim kita sedang melaksanakan seleksi berkas,”ungkap Budiman Jaya, S.STP, M.IP, Kepala Disdik Kabupaten Tubaba, Selasa (9/3).


Menurutnya, assessment test dilakukan dalam rangka mengevaluasi dan mengisi jabatan kepala sekolah sesuai dengan UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Permendikbud Nomor 6 tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah.”Sejumlah ketentuan menjadi syarat bagi peserta untuk mengikuti assessment ini,”terangnya.

Ketentuan tersebut antara lain, peserta berstatus PNS Guru atau Kepala Sekolah di Tubaba; Memiliki kualifikasi akademik paling rendah Sarjana (S-1) atau Diploma IV (D-IV) dari perguruan tinggi dan program studi yang terakreditasi paling rendah B; Memiliki sertifikat diklat całon Kepala Sekolah atau diklat penguatan kepala sekolah yang dikeluarkan oleh LPPPKS.

Baca Juga:   Presiden Akan Pantau Langsung Vaksinasi BIN di Tubaba

Kemudian, memiliki pangkat paling rendah penata, golongan ruang III/c dan bagi sekolah yang berada di daerah khusus memiliki pangkat paling rendah Penata Muda TK I golongan ruang III/b, memiliki hasil penilaian prestasi kerja guru dengan sebutan paling rendah “baik” selama 2 (dua)tahun terakhir, memiliki pengalaman mengajar paling singkat 6 (enam) tahun dan 3 (tiga) tahun untuk sekolah yang berada di daerah khusus menurut jenjang sekolah masing-masing.

Selain itu, peserta assessment juga harus memiliki pengalaman manajerial dengan tugas yang relevan dengan fungsi sekolah paling singkat 2 (dua) tahun; Memiliki rekam jejak jabatan, integritas dan moralitas baik; Sehat jasmani, rohani dan bebas NAPZA berdasarkan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah; Tidak pernah dikenakan hukuman disiplin sedang dan/atau berat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga:   Ketua PMI Lampung Apresiasi Banyaknya Pendonor Darah Milenial di Tubaba

Lalu, peserta juga tidak sedang menjadi tersangka atau tidak pernah menjadi terpidana; Berusia maksimal 56 Tahun per 1 April 2021 (bagi calon kepala sekolah untuk periode pertama; dan membuat makalah tentang rencana strategis sebagai Kepala Sekolah.”Ketentuan ini wajib dipenuhi. Disamping itu, berkas persyaratan juga harus lengkap, sebab menjadi penentu kelulusan seleksi administrasi,”tandasnya.

Hasil seleksi administrasi tersebut, lanjutnya, akan diumumkan pada tanggal 10 Maret, dan akan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi (Tes tertulis) tanggal 15 Maret, Penilaian makalah dan wawancara tanggal 16-18 Maret. Sementara Pengumuman dan Penyampaian hasil Assesment Test ke Bupati melalui Sekretaris Daerah akan dilaksanakan pada  tanggal 23 Maret 2021.”Melalui assessment test ini, kita berharap akan terjaring calon kepala sekolah sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan demi kemajuan pendidikan di Tubaba,”pungkasnya. (fei/rnn/wdi)




  • Bagikan