Disdikbud Lampung Izinkan 44 SMA/SMK di Tuba KBM Tatap Muka

  • Bagikan
ILUSTRASI ENGINEERING.TAMU.EDU

RADARLAMPUNG.CO.ID-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung menyetujui pembelajaran tatap muka di Kabupaten Tulangbawang pada 44 sekolah tingkat SMA/SMK.

Hal ini berdasarkan surat yang dikeluarkan Disdikbud Provinsi Lampung bertandatangan Kadisdikbud Provinsi Lampung, Sulpakar. Di mana, 44 sekolah tingkat SMA/SMK ini berada dibeberapa kecamatan di Tulangbawang.

Yakni Banjar Agung, Banjar Baru, Banjar Margo, Dente Teladas, Gunung Aji, Gunung Aji Baru, Gedung Meneng, Menggala, Meraksa Aji, Penawar Aji, Penawartama, Rawa Pitu, Rawa Jitu Selatan, Rawa Jitu Timur, dan Menggala Timur. Selanjutnya, 44 sekolah tingkat SMA/SMK di Tulangbawang didalam surat ini diizinkan melangsungkan pembelajaran tatap muka.

Tim Verifikasi Sekolah Disdikbud Provinsi Lampung, Zuraida Kherustika mengatakan keluarnya surat tersebut atas usulan Pemda Tulangbawang yang telah diusulkan sebelumnya ke Disdikbud Provinsi Lampung. “Iya Alhamdulillah sudah keluar suratnya,” jelas Zuraida.

Dia melanjutkan, pembelajaran tatap muka tetap harus memperhatikan Pembelajaran Kebiasaan Baru terkait Masa Pandemi Covid-19 yaitu kesehatan dan keselamatan yang merupakan prioritas utama bagi peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat.

Maka, seluruh peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan harus berkomitmen untuk melakukan protokol kesehatan selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah berdasarkan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/3697/V.01/2020 tanggal 30 November 2020 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19 pada Satuan Pendidikan di Provinsi Lampung.

“Juga diminta berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulangbawang atau Puskesmas terdekat. Satuan pendidikan wajib melaporkan hasil pembelajaran secara berkala setiap 2 minggu kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII dan ditembuskan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung,” jelasnya

Selanjutnya, Satuan Pendidikan wajib memberhentikan kembali pembelajaran tatap muka dan melakukan Belajar Dari Rumah (BDR) apabila ditemukan kasus konfirmasi positif di satuan pendidikan, untuk selanjutnya melaporkan secara tertulis kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, dan ditembuskan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. (rma/wdi)



  • Bagikan



Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Lampung Barat Diguncang Gempa Tektonik Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan