Disebut Jadi Korban Pelecehan, Mahasiswi Ini Buat Klarifikasi


RADARLAMPUNG.CO.ID – Usai mencuatnya dugaan tindak kekerasan dan pelecehan seksual yang menyeret nama Fauzan Sibron, Wakil Ketua DPRD provinsi Lampung. Feni Ardila (Fn), mahasiswi yang disebut-sebut menjadi korban pelecehan seksual oleh Kader NasDem tersebut buka suara.

Ia membuat klarifikasi dalam sebuah video yang beredar di media sosial (medsos). Klarifikasi yang dibuat dalam video itu berdurasi 1 menit 56 detik tersebut juga telah viral kalangan warganet. Dalam klarifikasinya, Feni menegaskan bahwa pelecehan seksual terhadap dirinya tidak pernah terjadi.





“Bahwa tidak ada pelecehan seksual yang dilakukan terhadap saya yang dilakukan Fauzan Sibron,” jelas dia.

Feni juga membantah jika Fauzan Sibron ada di lokasi kejadian pada malam peristiwa tersebut. Menurutnya itu hanya merupakan kesalah-pahaman, lantaran dia tidak mengenal dan tidak tau sosok Fauzan Sibron.

Feni mengakui bila dirinya salah paham tentang sosok Fauzan Sibron. “Saya hanya salah paham, bahwa Romi ternyata orang dekat Fauzan Sibron dan saya tidak mengenal Fauzan Sibron secara pribadi,” ungkapnya.

Dalam video tersebut, Feni juga meminta maaf kepada Fauzan Sibron atas pemberitaan yang berkembang di media yang melibatkan nama dan merusak citra Fauzan Sibron.

“Saya secara pribadi meminta maaf kepada Bapak Fauzan Sibron atas pemberitaan yang berkembang di media yang melibatkan nama beliau,” tegas Feni.

Diketahui dalam peristiwa itu, Syarial Yusuf yang merupakan teman Feni terlibat perkelahian dengan Romi, salah satu orang dekat Fauzan Sibron. Lantaran itu, Syarial Yusuf kemudian melaporkan Romi ke Polresta Bandarlampung atas tindak kekerasan.

Namun, untuk saat ini keduanya dikabarkan telah menempuh jalur damai. Terkait ini, Feni juga membantah jika dirinya telah melaporkan Fauzan Sibron ke Polresta Bandarlampung atas tuduhan tindak kekerasan dan pelecehan seksual.

“Kawan saya, Syahrial Yusuf akan melakukan pencabutan laporannya di Polresta Bandar Lampung. Perlu digaris bawahi bahwa sampai saat ini saya tidak pernah melaporkan siapapun ke pihak yang berwajib,” tandasnya.

Sebelumnya, Gerah akan semua pemberitaan yang turut menyeret namanya, Fauzan Sibron (FS), Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung akhirnya buka suara.

Mengaku sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) selama beberapa hari belakangan, Kader Partai NasDem ini menuliskan klarifikasinya melalui akun sosial media Facebook (Fauzan Sibron) dan Instagram (@fauzan_sibron) miliknya.

Dalam keterangan tertulisnya, Fauzan meminta maaf lantaran belum dapat bertemu langsung dengan rekan-rekan media. Karena dirinya sedang melakukan Isoman.

“Ass, saya mohon maaf belum bisa bertemu dengan teman-teman media secara langsung, karena saya sedang Isoman,” tulisnya.

Dia juga mengatakan, terkait dengan pemberitaan yang beredar tentang adanya dugaan pelecehan seksual dengan inisial FS yang dikaitkan dengan namanya, dirinya merasa perlu memberikan klarifikasi.

Diantaranya, pertama, Fauzan sebagai wakil rakyat meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Lampung atas pemberitaan yang diduga melibatkan namanya.

Dia juga menegaskan, pemberitaan yang mengaitkan namanya tersebut tidak benar. Fauzan dengan yakin mengatakan dirinya tidak terlibat perkara apapun dan tidak berada di lokasi kejadian pada saat itu.

“Pemberitaan yang menduga saya terlibat, saya tegaskan itu tidak benar, saya tidak terlibat apapun dan saya tidak berada di dalam cafe tersebut,” tegasnya.

Pada keterangan tersebut juga dituliskan, hingga saat ini Fauzan Sibron tidak pernah dilaporkan oleh siapapun kepihak yang berwajib. “Untuk hal tersebut, silahkan dikonfirmasi pada pihak yang berwajib,” katanya.

Terakhir, dia mengatakan, pihaknya juga akan mempertimbangkan langkah-langkah hukum atas pencemaran nama baik dirinya dan partai NasDem.

“Dalam rangka membersihkan nama saya dan nama baik partai, saya akan pertimbangkan langkah-langkah hukum atas pencemaran nama baik saya dan partai,” tandasnya. (Ega/yud)