Diserang Buaya Muara, Warga Tanggamus Terluka

  • Bagikan
Hendri (31) warga Pekon Kanoman Kecamatan Semaka saat mendapat perawatan di Puskesmas Siringbetik lantaran diserang buaya saat memasang bubu di Sungai Waysemaka. Foto dok Polsek Semaka

RADAR LAMPUNG.CO.ID-Buaya muara kembali menyerang warga sedang beraktivitas di sungai Way Semaka. Kali ini korbannya adalah Hendri (31) warga Pekon Kanoman, Kecamatan Semaka Tanggamus.

Peristiwa itu bermula ketika Hendri hendak memasang bubu alat tangkap ikan sekitar Pukul 17.30 Wib di sungai Way Semaka. Saat memasang bubu di dalam air tiba-tiba kaki bagian betis sebelah kananya diterkam buaya.
Ia kaget dan langsung berontak. Beruntung gigitan reptil ganas itu bisa terlepas. Kemudian Hendri langsung dibawa ke Puskesmas Siringbetik Wonosobo untuk dapat pertolongan medis.


“Saya lihat ada sekitar 52 jahitan akibat luka robek pada bagian kaki pasca digigit buaya,” kata Kepala Pekon Kanoman, Ashari Patnoto.

Ashari Patnoto mengaku baru pertama kali ini ada warga Pekon Kanoman yang jadi korban reptil ganas tersebut. Ia mengaku, sebelumnya Pemerintah Kecamatan maupun Pekon sudah sering mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas sungai. Mengingat sudah banyak warga yang menjadi korban serangan buaya muara.

Baca Juga:   Akan Bangun RS Otak dan Jantung, Erick Thohir Tinjau RSUD A. Dadi Tjokrodipo

“Waktu itu sudah kita pasang banner imbauan, kemudian imbauan melalui masjid-masjid maupun secara keliling menggunakan mobil ambulans juga sudah kita lakukan. Dan ini kita sudah pasang banner lagi di sekitar sungai untuk mengingatkan masyarakat,” ujar Patnoto.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk mengawasi anak-anak agar jangan bermain dekat aliran sungai Way Semaka.

Camat Semaka Wiwin Triyani juga mengaku sudah sering mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai. Bahkan banner imbauan juga sebelumnya sudah dipasang di Pekon Kanoman.

“Tadi, (kemarin, Red) saya juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Pekon Kanoman untuk kembali memasang banner guna mengingatkan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat jika tidak terlalu penting jangan beraktivitas di sungai dan jika ingin ke sungai dianjurkan untuk tidak sendirian, mengingat belakangan ini buaya sering terlihat di sungai Way Semaka.

Baca Juga:   Wagub Nunik Kena Imbas Teror Pinjol

“Kedepan saya bersama Pak Edi Fachrurrozy (Camat Wonosobo) juga akan kembali mengkoordinasikan terkait hal ini ke BKSDA, karena yang punya wewenang untuk penangkapan buaya ini mereka (BKSDA, red). Dan waktu itu pihak BKSDA juga memang sudah dua kali turun ke lokasi untuk menangkap buaya namun belum berhasil,” pungkasnya. (ehl/rnn/wdi)




  • Bagikan