Disinggung Pembebasan Lahan Kereta Bandara, Dishub Curhat Pokok Permasalahan

  • Bagikan
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung Qudrotul Ikhwan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pembebasan lahan Kereta Bandara wajib segera rampung. Bahkan, ditenggat rampung tahun ini. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung Qudrotul Ikhwan.

Kepada Radar Lampung dia menjelaskan, target tersebut diberikan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi pasca statemen Presiden RI Joko Widodo meresmikan terminal Bandara Radin Inten II Lampung Selatan.


“Pak Menhub memang menargetkan, ya bisa terkejar asal anggarannya memadai, ” ujarnya saat dihubungi, Minggu (10/3).

Mantan Pj. Bupati Pesisir Barat ini mengatakan, sebenarnya sudah menindaklanjuti Kereta Bandara rute Tanjungkarang-Bandara Radin Inten II Lampung Selatan dengan menyelesaikan Detailed Enginerjng Design (DED). Namun, menyoal pembebasan lahan menurutnya bukan perkara mudah untuk diselesaikan.

Baca Juga:   Ketua PMI Lampung Apresiasi Banyaknya Pendonor Darah Milenial di Tubaba

Sebab, kata dia, kebutuhan lahan untuk track, skybridge, dan stasiun sebagian besar sudah diduduki bangunan milik warga. “Kita kan mesti cek dulu. Jika memang yang digunakan, yang bersinggungan dengan bangunan itu, cek status tanahnya seperti apa, ” kata dia.

Qudrotul juga menjelaskan pembangunan stasiun sangat dibutuhkan. Di mana, nantinya tidak hanya untuk jalur dari Tanjungkarang saja. “Tapi dari Kotabumi juga kan bisa transit untuk penumpang ke Bandara. Secepatnya, nanti akan kami koordinasikan dengan PT KAI dan Satker balai perkeretaapian,” kata dia. (abd/sur)




  • Bagikan