Diskes Bandarlampung Tak Yakin Hasil Tes Swab PCR Lapas Rajabasa

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung Edwin Rusli. FOTO APROHAN SAPUTRA/RADARLAMPUNG.CO.ID

Radarlampung.co.id – Dinas Kesehatan (Diskes) kota Bandarlampung bersama Tim Satgas Covid-19 Kota Bandarlampung melakukan Rapid Antigen ulang kepada 88 orang, baik dari petugas maupun warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Bandarlampung (Lapas Rajabasa).

Kepala Diskes Bandarlampung, dr.Edwin Rusli mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 100 alat rapid tes untuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Rajabasa.


“Untuk pastinya kami berkoordinasi dengan petugas lapas rajabasa, dari hasil tracing oleh dokter lapas rajabasa,” ungkap dr.Edwin Rusli, saat ditemui usai menghadiri Latihan Dasar CPNS Formasi Umum angkatan I-IV Tahun 2021 dilingkungan Pemkot Bandarlampung di Gedung Semergou Bandarlampung, Senin (24/5) pagi.

Menurutnya, pengecekan ulang ini, dilakukan karena pihaknya tidak yakin atas tes tersebut. “Dari data Lapas Rajabasa menyampaikan ada 88 orang  positif. Karena kita kurang yakin, maka kita ulang kembali untuk Tes Rapid Antigen,”jelasnya.

Baca Juga:   Sosialisasikan Keselamatan Lalulintas, BPTD Gandeng Seniman

Selain menyiapkan Rapid Anti gen untuk 100 orang, lanjut dr.Edwin, pihaknya juga menyiapkan enam petugas untuk mengecek ulang WBP yang diduga terkonfirmasi positif. “Kita  telah menyiapkan 6 petugas untuk mengecek ulang dengan merapid Antigen kepada WBP terduga terkonfirmasi positif,” katanya.

Menurutnya, 88 orang terduga terkonfirmasi positif sudah diisolasi dilapas Rajabasa. “Lapas Rajabasa sudah menyiapkan ruang isolasi,”ucapnya.

Sampai saat ini, sambung Edwin, Diskes belum terima laporan untuk menempatkan ruang isolasi rumah sakit bagi rujukan WBP terkonfirmasi Positif Covid-19. “Kita belum menunjuk rumah sakit manapun, karena Lapas Rajabasa telah menyiapkan ruang isolasi sendiri untuk isolasi bagi WBP  terkonfirmasi positif covid-19,” pungkasnya. (yud)




  • Bagikan